Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Pertumbuhan Ekonomi Kutim Tembus 10 Persen, Bupati Ardiansyah Ajak Pemuda Berperan Aktif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penutupan Pekan Pemuda Kutai Timur 2025. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat di tengah tingginya pertumbuhan ekonomi daerah.

    Ia menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, pertumbuhan ekonomi Kutim saat ini tercatat sebagai yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu lebih dari 10 persen.

    Meski demikian, Ardiansyah mengaku masih ragu apakah capaian positif tersebut sudah benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kutim.

    “Saya masih belum yakin apakah pertumbuhan ekonomi itu bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kutai Timur,” ujar Ardiansyah saat penutupan Pekan Pemuda Kutai Timur 2025 di Lapangan Helipad, Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu malam (15/11/2025)

    Bupati menilai pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya jadi angka saja. Karena itu, ia mengajak semua pihak terutama pemuda dan organisasi seperti KNPI untuk terus bergerak, berbuat, dan berkarya di berbagai bidang agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kutim.

    “Saya akan dan terus mendorong siapapun yang ingin bergerak di bidang apapun, maka sesegera mungkin, bersama-sama kita gerakkan sumber daya yang kita miliki untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kutim,” tegasnya.

    Menurut Ardiansyah, kegiatan Pekan Pemuda hanyalah salah satu bentuk kontribusi pemuda yang terlihat oleh publik. Di luar itu, banyak kerja-kerja pemuda yang berlangsung tanpa sorotan namun berdampak nyata di masyarakat.

    “Ini arena untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa KNPI telah bekerja. Selebihnya mereka bekerja sunyi dan senyap. Tetapi lihat, sudah ada persawahan yang digarap, tambak yang disiapkan, serta perikanan air tawar dan berbagai sektor lainnya,” jelasnya.

    Ia berharap kegiatan kepemudaan yang produktif dapat terus diperluas, sehingga keberadaan organisasi kepemudaan mampu memperkuat sektor ekonomi kerakyatan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Pertumbuhan Ekonomi Kutim Tembus 10 Persen, Bupati Ardiansyah Ajak Pemuda Berperan Aktif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Penutupan Pekan Pemuda Kutai Timur 2025. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat di tengah tingginya pertumbuhan ekonomi daerah.

    Ia menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim, pertumbuhan ekonomi Kutim saat ini tercatat sebagai yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu lebih dari 10 persen.

    Meski demikian, Ardiansyah mengaku masih ragu apakah capaian positif tersebut sudah benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kutim.

    “Saya masih belum yakin apakah pertumbuhan ekonomi itu bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kutai Timur,” ujar Ardiansyah saat penutupan Pekan Pemuda Kutai Timur 2025 di Lapangan Helipad, Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu malam (15/11/2025)

    Bupati menilai pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya jadi angka saja. Karena itu, ia mengajak semua pihak terutama pemuda dan organisasi seperti KNPI untuk terus bergerak, berbuat, dan berkarya di berbagai bidang agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kutim.

    “Saya akan dan terus mendorong siapapun yang ingin bergerak di bidang apapun, maka sesegera mungkin, bersama-sama kita gerakkan sumber daya yang kita miliki untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kutim,” tegasnya.

    Menurut Ardiansyah, kegiatan Pekan Pemuda hanyalah salah satu bentuk kontribusi pemuda yang terlihat oleh publik. Di luar itu, banyak kerja-kerja pemuda yang berlangsung tanpa sorotan namun berdampak nyata di masyarakat.

    “Ini arena untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa KNPI telah bekerja. Selebihnya mereka bekerja sunyi dan senyap. Tetapi lihat, sudah ada persawahan yang digarap, tambak yang disiapkan, serta perikanan air tawar dan berbagai sektor lainnya,” jelasnya.

    Ia berharap kegiatan kepemudaan yang produktif dapat terus diperluas, sehingga keberadaan organisasi kepemudaan mampu memperkuat sektor ekonomi kerakyatan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)