Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Timur
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai menerapkan program baru di bidang pendidikan, yaitu tambahan pelajaran muatan lokal tentang pembelajaran Al-Qur’an di sekolah-sekolah.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan program ini akan mulai dijalankan tahun ini. Tujuannya untuk menumbuhkan pemahaman agama sejak dini bagi para siswa.
“Alhamdulillah, program ini bisa berjalan dan akan dimulai tahun ini,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan , pemerintah juga menyiapkan beasiswa bagi siswa penghafal Al-Qur’an. Beasiswa tersebut diberikan kepada siswa berprestasi dan juga siswa yang kurang mampu, khususnya di jenjang SD dan SMP.
“Beasiswa ini kita berikan untuk yang berprestasi dan tidak mampu, agar mereka tetap semangat belajar,” tambahnya.
Ardiansyah berharap, dengan adanya program muatan lokal Al-Qur’an dan beasiswa bagi penghafal, masyarakat Kutim semakin bersemangat dalam mendidik anak-anaknya, terutama dalam memahami ilmu-ilmu agama.
“Pemerintah sudah menyiapkan fasilitasnya. Kami harap orang tua bisa merespons positif dan membantu anak-anak meningkatkan pemahaman agama,” katanya.
Dengan program ini, Pemkab Kutim ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak dan pemahaman agama yang baik. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai menerapkan program baru di bidang pendidikan, yaitu tambahan pelajaran muatan lokal tentang pembelajaran Al-Qur’an di sekolah-sekolah.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengatakan program ini akan mulai dijalankan tahun ini. Tujuannya untuk menumbuhkan pemahaman agama sejak dini bagi para siswa.
“Alhamdulillah, program ini bisa berjalan dan akan dimulai tahun ini,” ujar Ardiansyah.
Ia menambahkan , pemerintah juga menyiapkan beasiswa bagi siswa penghafal Al-Qur’an. Beasiswa tersebut diberikan kepada siswa berprestasi dan juga siswa yang kurang mampu, khususnya di jenjang SD dan SMP.
“Beasiswa ini kita berikan untuk yang berprestasi dan tidak mampu, agar mereka tetap semangat belajar,” tambahnya.
Ardiansyah berharap, dengan adanya program muatan lokal Al-Qur’an dan beasiswa bagi penghafal, masyarakat Kutim semakin bersemangat dalam mendidik anak-anaknya, terutama dalam memahami ilmu-ilmu agama.
“Pemerintah sudah menyiapkan fasilitasnya. Kami harap orang tua bisa merespons positif dan membantu anak-anak meningkatkan pemahaman agama,” katanya.
Dengan program ini, Pemkab Kutim ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak dan pemahaman agama yang baik. (Adv)
(Sf/Rs)