Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pihaknya telah mengajukan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia untuk berkolaborasi dengan program nasional penyediaan 3 juta rumah.
Ia berharap program daerah bisa digabung dengan program nasional sehingga Kutim mendapatkan tambahan bantuan rumah dari pemerintah pusat. Saat ini, Pemkab Kutim telah menyiapkan pembangunan 1.000 Rumah Layak Huni (RLH) yang dilaksanakan secara bertahap selama lima tahun.
“Surat sudah saya tanda tangani dan disampaikan ke Bapak Presiden melalui Menteri Keuangan. Semoga 1.000 rumah yang kita rencanakan bisa didukung dan ditambah melalui program 3 juta rumah,” ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, tujuan program ini adalah memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
“Ini menjadi ukuran bagaimana warga bisa hidup lebih nyaman dengan rumah yang layak,” katanya.
Ia berharap usulan Kutim disetujui pemerintah pusat sehingga pembangunan rumah bagi masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan lebih banyak.
"Kita doakan, mudah-mudahan apa yang kita usulkan ini bisa berhasil dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kutim,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (foto: lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pihaknya telah mengajukan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia untuk berkolaborasi dengan program nasional penyediaan 3 juta rumah.
Ia berharap program daerah bisa digabung dengan program nasional sehingga Kutim mendapatkan tambahan bantuan rumah dari pemerintah pusat. Saat ini, Pemkab Kutim telah menyiapkan pembangunan 1.000 Rumah Layak Huni (RLH) yang dilaksanakan secara bertahap selama lima tahun.
“Surat sudah saya tanda tangani dan disampaikan ke Bapak Presiden melalui Menteri Keuangan. Semoga 1.000 rumah yang kita rencanakan bisa didukung dan ditambah melalui program 3 juta rumah,” ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, tujuan program ini adalah memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
“Ini menjadi ukuran bagaimana warga bisa hidup lebih nyaman dengan rumah yang layak,” katanya.
Ia berharap usulan Kutim disetujui pemerintah pusat sehingga pembangunan rumah bagi masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan lebih banyak.
"Kita doakan, mudah-mudahan apa yang kita usulkan ini bisa berhasil dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kutim,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)