Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    DPMPTSP Siapkan KEK MBTK untuk Pabrik Pengolahan Kakao dan Karet, Investor Dapat Insentif 4 Tahun

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    09 November 2025 pukul 19:19 WITA

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim), Dasarfani. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) disiapkan menjadi lokasi strategis untuk pembangunan pabrik pengolahan kakao dan karet, dua komoditas unggulan yang tengah dikembangkan melalui studi kelayakan dan Investment Project Ready to Offer (IPRO).

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim), Dasarfani, menyampaikan pembangunan industri hilir di KEK MBTK merupakan strategi penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Selama ini, hasil perkebunan Kutim dijual mentah tanpa diolah lebih lanjut.

    “Di KEK MBTK sudah tersedia lahan, bahkan dengan insentif bebas biaya selama empat tahun bagi investor yang ingin berinvestasi,” ujar Dasarfani.

    Ia menambahkan, fasilitas dan insentif ini diharapkan menarik perusahaan besar untuk bermitra dengan petani lokal. Dengan adanya pabrik di Kutim, nilai ekonomi komoditas kakao dan karet bisa dinikmati langsung oleh masyarakat daerah.

    “Kita ingin pabrik-pabriknya ada di Kutim, bukan di luar daerah. Dengan adanya fasilitas di KEK MBTK, kita harap investor lebih tertarik menanamkan modalnya,” tambahnya.

    Dasarfani menyebut, KEK MBTK sudah dilengkapi infrastruktur dasar dan kemudahan perizinan. Pemerintah daerah juga mendorong kerjasama antara pelaku usaha, petani, dan pemerintah agar tercipta ekosistem investasi yang berkelanjutan.

    Melalui studi kelayakan IPRO dan potensi KEK MBTK, DPMPTSP berharap Kutim dapat menjadi pusat perkebunan yang maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    DPMPTSP Siapkan KEK MBTK untuk Pabrik Pengolahan Kakao dan Karet, Investor Dapat Insentif 4 Tahun

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    09 November 2025 pukul 19:19 WITA

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim), Dasarfani. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) disiapkan menjadi lokasi strategis untuk pembangunan pabrik pengolahan kakao dan karet, dua komoditas unggulan yang tengah dikembangkan melalui studi kelayakan dan Investment Project Ready to Offer (IPRO).

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim), Dasarfani, menyampaikan pembangunan industri hilir di KEK MBTK merupakan strategi penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Selama ini, hasil perkebunan Kutim dijual mentah tanpa diolah lebih lanjut.

    “Di KEK MBTK sudah tersedia lahan, bahkan dengan insentif bebas biaya selama empat tahun bagi investor yang ingin berinvestasi,” ujar Dasarfani.

    Ia menambahkan, fasilitas dan insentif ini diharapkan menarik perusahaan besar untuk bermitra dengan petani lokal. Dengan adanya pabrik di Kutim, nilai ekonomi komoditas kakao dan karet bisa dinikmati langsung oleh masyarakat daerah.

    “Kita ingin pabrik-pabriknya ada di Kutim, bukan di luar daerah. Dengan adanya fasilitas di KEK MBTK, kita harap investor lebih tertarik menanamkan modalnya,” tambahnya.

    Dasarfani menyebut, KEK MBTK sudah dilengkapi infrastruktur dasar dan kemudahan perizinan. Pemerintah daerah juga mendorong kerjasama antara pelaku usaha, petani, dan pemerintah agar tercipta ekosistem investasi yang berkelanjutan.

    Melalui studi kelayakan IPRO dan potensi KEK MBTK, DPMPTSP berharap Kutim dapat menjadi pusat perkebunan yang maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)