Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Disdikbud Pastikan Semua Anak di Kutim Bisa Sekolah, Orang Tua Diminta Aktif Dukung Pendidikan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak di Kutim mendapatkan pendidikan.

    Menurut Mulyono, pemerintah daerah telah menyediakan berbagai fasilitas dan bantuan, mulai dari seragam dan buku gratis hingga program beasiswa bagi siswa kurang mampu, sehingga hampir tidak ada alasan bagi anak usia sekolah untuk tidak bersekolah.

    “Sekarang seragam gratis, buku gratis, tidak ada SPP, bahkan sebagian masih dapat beasiswa. Alasan apa lagi untuk tidak sekolah?” ujar Mulyono.

    Ia menambahkan, meskipun masih ada sebagian kecil anak yang belum bersekolah, hal itu biasanya disebabkan oleh faktor lokasi dan peran orang tua. Di daerah yang mudah dijangkau, kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak sudah cukup tinggi.

    “Mungkin yang betul-betul di pelosok saja yang masih terkendala. Tapi kalau di wilayah yang bisa dijangkau, saya yakin semua orang tua ingin anaknya sekolah,” tambahnya.

    Pemerintah juga menyalurkan beasiswa bagi siswa kurang mampu, sebagai upaya memastikan semua anak usia sekolah mendapat akses pendidikan.

    “Kalau memang tidak mampu, anak-anak bisa dapat beasiswa. Walaupun tidak semua, tapi sekitar 20 persen sudah kami bantu lewat program beasiswa,” jelasnya.

    Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendorong anak-anak mereka bersekolah.

    “Pemerintah sudah berusaha maksimal, tapi partisipasi orang tua juga sangat dibutuhkan. Karena bagaimanapun anak itu sangat dipengaruhi oleh orang tuanya,” pungkasnya.

    Dengan berbagai program dan dukungan tersebut, Mulyono berharap tidak ada lagi anak-anak di Kutim yang tertinggal dalam pendidikan. Ia menegaskan komitmen Disdikbud Kutim untuk terus memperluas jangkauan layanan pendidikan hingga ke wilayah pelosok. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Disdikbud Pastikan Semua Anak di Kutim Bisa Sekolah, Orang Tua Diminta Aktif Dukung Pendidikan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono, menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh anak di Kutim mendapatkan pendidikan.

    Menurut Mulyono, pemerintah daerah telah menyediakan berbagai fasilitas dan bantuan, mulai dari seragam dan buku gratis hingga program beasiswa bagi siswa kurang mampu, sehingga hampir tidak ada alasan bagi anak usia sekolah untuk tidak bersekolah.

    “Sekarang seragam gratis, buku gratis, tidak ada SPP, bahkan sebagian masih dapat beasiswa. Alasan apa lagi untuk tidak sekolah?” ujar Mulyono.

    Ia menambahkan, meskipun masih ada sebagian kecil anak yang belum bersekolah, hal itu biasanya disebabkan oleh faktor lokasi dan peran orang tua. Di daerah yang mudah dijangkau, kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak sudah cukup tinggi.

    “Mungkin yang betul-betul di pelosok saja yang masih terkendala. Tapi kalau di wilayah yang bisa dijangkau, saya yakin semua orang tua ingin anaknya sekolah,” tambahnya.

    Pemerintah juga menyalurkan beasiswa bagi siswa kurang mampu, sebagai upaya memastikan semua anak usia sekolah mendapat akses pendidikan.

    “Kalau memang tidak mampu, anak-anak bisa dapat beasiswa. Walaupun tidak semua, tapi sekitar 20 persen sudah kami bantu lewat program beasiswa,” jelasnya.

    Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendorong anak-anak mereka bersekolah.

    “Pemerintah sudah berusaha maksimal, tapi partisipasi orang tua juga sangat dibutuhkan. Karena bagaimanapun anak itu sangat dipengaruhi oleh orang tuanya,” pungkasnya.

    Dengan berbagai program dan dukungan tersebut, Mulyono berharap tidak ada lagi anak-anak di Kutim yang tertinggal dalam pendidikan. Ia menegaskan komitmen Disdikbud Kutim untuk terus memperluas jangkauan layanan pendidikan hingga ke wilayah pelosok. (Adv)

    (Sf/Rs)