Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    35 Sekolah di Kutim Masuk Kandidat Sekolah Rujukan Google, Disdikbud Fokus Perkuat Digitalisasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat transformasi digital di lingkungan pendidikan melalui program Sekolah Rujukan Google. 

    Tahun ini, sebanyak 35 sekolah ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dan tengah mengikuti berbagai persiapan menuju tahap penilaian berikutnya.

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, mengatakan bahwa pemilihan 35 sekolah dilakukan secara selektif karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum sekolah dapat ditetapkan sebagai sekolah rujukan.

    “Yang terfokus 35 itu karena syaratnya lumayan kompleks. Jadi kami memang berfokus di 35 sekolah itu dulu,” jelas Irma.

    Adapun sebaran sekolah kandidat tersebut berada di beberapa kecamatan, seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaliorang, Bengalon, Rantau Pulung, Teluk Pandan, Kaubun, Muara Wahau, dan Kombeng.

    Irma menjelaskan, sebagian besar sekolah yang masuk kandidat berada di wilayah Sangatta Utara. Kondisi ini berkaitan dengan kesiapan infrastruktur penunjang, terutama akses internet dan ketersediaan listrik yang stabil.

    “Untuk mencapai sekolah rujukan Google, diperlukan akses internet dan jaringan listrik yang stabil. Karena itu sebarannya masih didominasi Sangatta Utara,” ujarnya.

    Melalui program ini, Disdikbud Kutim berharap seluruh sekolah kandidat dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan berbagai platform Google for Education sehingga proses pembelajaran menjadi lebih modern, interaktif, dan efisien. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    35 Sekolah di Kutim Masuk Kandidat Sekolah Rujukan Google, Disdikbud Fokus Perkuat Digitalisasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat transformasi digital di lingkungan pendidikan melalui program Sekolah Rujukan Google. 

    Tahun ini, sebanyak 35 sekolah ditetapkan sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dan tengah mengikuti berbagai persiapan menuju tahap penilaian berikutnya.

    Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, mengatakan bahwa pemilihan 35 sekolah dilakukan secara selektif karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum sekolah dapat ditetapkan sebagai sekolah rujukan.

    “Yang terfokus 35 itu karena syaratnya lumayan kompleks. Jadi kami memang berfokus di 35 sekolah itu dulu,” jelas Irma.

    Adapun sebaran sekolah kandidat tersebut berada di beberapa kecamatan, seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaliorang, Bengalon, Rantau Pulung, Teluk Pandan, Kaubun, Muara Wahau, dan Kombeng.

    Irma menjelaskan, sebagian besar sekolah yang masuk kandidat berada di wilayah Sangatta Utara. Kondisi ini berkaitan dengan kesiapan infrastruktur penunjang, terutama akses internet dan ketersediaan listrik yang stabil.

    “Untuk mencapai sekolah rujukan Google, diperlukan akses internet dan jaringan listrik yang stabil. Karena itu sebarannya masih didominasi Sangatta Utara,” ujarnya.

    Melalui program ini, Disdikbud Kutim berharap seluruh sekolah kandidat dapat meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan berbagai platform Google for Education sehingga proses pembelajaran menjadi lebih modern, interaktif, dan efisien. (Adv)

    (Sf/Rs)