Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    20 Persen Wilayah Swarga Bara Tetap Dimanfaatkan untuk Pertanian

    Redaktur:Maruly Z
    10 November 2025 pukul 11:34 WITA

    Kepala Desa Swarga Bara Kutim, Wahyu. (Foto: Dok. Desa Swarga bara)

    Sangatta - Desa Swarga Bara yang terletak di Kecamatan Sangatta Utara ini dikelilingi oleh sejumlah perusahaan raksasa, salah satunya PT Kaltim Prima Coal (KPC). 

    Maka tak heran, setiap anggota rumah tangga di desa tersebut pasti ada yang bekerja di perusahaan.

    Kondisi ini membuat sebagian besar warga lebih memilih bekerja di sektor perusahaan ketimbang bertani. Namun, pemerintah desa tidak tinggal diam.

    Mereka terus berupaya menggali potensi lokal, terutama di sektor pertanian, perikanan dan peternakan agar warga tidak sepenuhnya bergantung pada perusahaan.

    Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman menjelaskan dominasi perusahaan di sekitar wilayah desa sangat berpengaruh pada pola mata pencaharian masyarakat.

    "Kalau bicara potensi di Swarga Bara ini, kita memang dikelilingi oleh perusahaan-perusahaan besar. Salah satunya KPC, perusahaan raksasa yang sama-sama kita ketahui. Rata-rata masyarakat di sini mencari nafkah dari perusahaan," jelasnya.

    Meski demikian, Wahyuddin menilai sektor ketahanan pangan di Swarga Bara tetap memiliki peluang untuk dikembangkan. 

    Dari hasil pendataan desa, sekitar 20 persen wilayah masih dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

    "Kalau untuk potensi di bidang ketahanan pangan, kalau saya presentasikan mungkin hanya sekitar 20 persen," ungkapnya.

    Lahan pertanian tersebut banyak berada di wilayah Dusun 1 Kabojaya, terutama di Kampung Makassar dan Kampung Jawa. Kedua wilayah itu dikenal memiliki keragaman budaya serta masyarakat yang ulet dalam bercocok tanam.

    "Di situ ada masyarakat multikultural, dan mereka menanam berbagai jenis tanaman seperti jagung, sayuran, serta ada juga sedikit perkebunan sawit," katanya.

    Selain sektor pertanian, Wahyuddin menyebutkan bahwa Swarga Bara juga memiliki potensi di bidang perikanan dan peternakan yang mulai menunjukkan hasil yang baik.(Adv)

    (Sf/Mr)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

    20 Persen Wilayah Swarga Bara Tetap Dimanfaatkan untuk Pertanian

    Redaktur:Maruly Z
    10 November 2025 pukul 11:34 WITA

    Kepala Desa Swarga Bara Kutim, Wahyu. (Foto: Dok. Desa Swarga bara)

    Sangatta - Desa Swarga Bara yang terletak di Kecamatan Sangatta Utara ini dikelilingi oleh sejumlah perusahaan raksasa, salah satunya PT Kaltim Prima Coal (KPC). 

    Maka tak heran, setiap anggota rumah tangga di desa tersebut pasti ada yang bekerja di perusahaan.

    Kondisi ini membuat sebagian besar warga lebih memilih bekerja di sektor perusahaan ketimbang bertani. Namun, pemerintah desa tidak tinggal diam.

    Mereka terus berupaya menggali potensi lokal, terutama di sektor pertanian, perikanan dan peternakan agar warga tidak sepenuhnya bergantung pada perusahaan.

    Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman menjelaskan dominasi perusahaan di sekitar wilayah desa sangat berpengaruh pada pola mata pencaharian masyarakat.

    "Kalau bicara potensi di Swarga Bara ini, kita memang dikelilingi oleh perusahaan-perusahaan besar. Salah satunya KPC, perusahaan raksasa yang sama-sama kita ketahui. Rata-rata masyarakat di sini mencari nafkah dari perusahaan," jelasnya.

    Meski demikian, Wahyuddin menilai sektor ketahanan pangan di Swarga Bara tetap memiliki peluang untuk dikembangkan. 

    Dari hasil pendataan desa, sekitar 20 persen wilayah masih dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

    "Kalau untuk potensi di bidang ketahanan pangan, kalau saya presentasikan mungkin hanya sekitar 20 persen," ungkapnya.

    Lahan pertanian tersebut banyak berada di wilayah Dusun 1 Kabojaya, terutama di Kampung Makassar dan Kampung Jawa. Kedua wilayah itu dikenal memiliki keragaman budaya serta masyarakat yang ulet dalam bercocok tanam.

    "Di situ ada masyarakat multikultural, dan mereka menanam berbagai jenis tanaman seperti jagung, sayuran, serta ada juga sedikit perkebunan sawit," katanya.

    Selain sektor pertanian, Wahyuddin menyebutkan bahwa Swarga Bara juga memiliki potensi di bidang perikanan dan peternakan yang mulai menunjukkan hasil yang baik.(Adv)

    (Sf/Mr)