Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    TMMD ke-130 Perkuat Pembangunan Desa, Pemkab Kukar Harapkan Produktivitas Petani Meningkat

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    13 Oktober 2026 pukul 12:54 WITA

    Upacara pembukaan TMMD ke-130 saat berlansung di lapangan Sepak Bola Loa Kulu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sinergi dengan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah perdesaan. 

    Komitmen itu diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
     
    Program tersebut resmi dibuka Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu, Selasa (13/10/2026). 

    Aulia mengatakan salah satu sasaran utama dalam TMMD ke-130 adalah peningkatan kualitas jalan sepanjang 2.163 meter atau sekitar 2,1 kilometer (Km) dengan lebar tiga meter dan ketebalan 20 cm.

    Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.

    “Yang pertama adalah pembangunan jalan usaha tani sepanjang 2.180 meter atau sekitar dua Km,” ujar Aulia.

    Selain peningkatan jalan, program ini mencakup pembangunan jalan usaha tani melalui penimbunan tanah sepanjang 150 meter. 

    Infrastruktur tersebut menjadi salah satu penunjang bagi petani dalam mengakses lahan dan menjalankan kegiatan produksi.

    “Yang kedua, ada juga kegiatan pembangunan jalan usaha tani, pembangunan sosial serta penerangan pohon,” terangnya.

    Aulia berharap pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD dapat mendorong pengembangan sektor pertanian di Kukar. 

    Dengan akses yang semakin memadai, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik.

    “Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap produksi petani meningkat dan nilai tukar petani juga semakin baik,” harapnya.

    Sementara Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman menjelaskan TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektoral bersama pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya.

    Kegiatan ini mengusung tema ‘TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa’ menjadi salah satu upaya mendukung percepatan pembangunan wilayah, terutama di kawasan perdesaan.

    Letkol Arm Benny menyebut pelaksanaan TMMD ke-130 di Kukar akan berlangsung pada 13 Oktober-11 November 2026. 

    Dalam program tersebut, terdapat sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan lima jembatan kayu ulin, 12 gorong-gorong, lima titik sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan lima fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK).

    Tidak hanya itu, terdapat sasaran tambahan berupa pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare (Ha), rehabilitasi musala, penanaman tiga ribu pohon di sepanjang jalur TMMD serta pemberian santunan kepada anak yatim di sekitar wilayah kegiatan.

    “Melalui TMMD ini, kami berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    TMMD ke-130 Perkuat Pembangunan Desa, Pemkab Kukar Harapkan Produktivitas Petani Meningkat

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    13 Oktober 2026 pukul 12:54 WITA

    Upacara pembukaan TMMD ke-130 saat berlansung di lapangan Sepak Bola Loa Kulu (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sinergi dengan TNI dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah perdesaan. 

    Komitmen itu diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
     
    Program tersebut resmi dibuka Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu, Selasa (13/10/2026). 

    Aulia mengatakan salah satu sasaran utama dalam TMMD ke-130 adalah peningkatan kualitas jalan sepanjang 2.163 meter atau sekitar 2,1 kilometer (Km) dengan lebar tiga meter dan ketebalan 20 cm.

    Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.

    “Yang pertama adalah pembangunan jalan usaha tani sepanjang 2.180 meter atau sekitar dua Km,” ujar Aulia.

    Selain peningkatan jalan, program ini mencakup pembangunan jalan usaha tani melalui penimbunan tanah sepanjang 150 meter. 

    Infrastruktur tersebut menjadi salah satu penunjang bagi petani dalam mengakses lahan dan menjalankan kegiatan produksi.

    “Yang kedua, ada juga kegiatan pembangunan jalan usaha tani, pembangunan sosial serta penerangan pohon,” terangnya.

    Aulia berharap pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD dapat mendorong pengembangan sektor pertanian di Kukar. 

    Dengan akses yang semakin memadai, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik.

    “Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap produksi petani meningkat dan nilai tukar petani juga semakin baik,” harapnya.

    Sementara Dandim 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman menjelaskan TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektoral bersama pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya.

    Kegiatan ini mengusung tema ‘TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa’ menjadi salah satu upaya mendukung percepatan pembangunan wilayah, terutama di kawasan perdesaan.

    Letkol Arm Benny menyebut pelaksanaan TMMD ke-130 di Kukar akan berlangsung pada 13 Oktober-11 November 2026. 

    Dalam program tersebut, terdapat sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan lima jembatan kayu ulin, 12 gorong-gorong, lima titik sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan lima fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK).

    Tidak hanya itu, terdapat sasaran tambahan berupa pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare (Ha), rehabilitasi musala, penanaman tiga ribu pohon di sepanjang jalur TMMD serta pemberian santunan kepada anak yatim di sekitar wilayah kegiatan.

    “Melalui TMMD ini, kami berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)