Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Tekan Angka Stunting, DPMD Kukar Terus Optimalkan Fungsi Posyandu

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    09 April 2024 pukul 14:22 WITA

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Ariyanto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengoptimalkan fungsi lembaga kemasyarakatan, seperti Posyandu di desa-desa atau Kelurahan se-Kabupaten Kukar.

    Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan fokus pembangunan di Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025 adalah peningkatan posyandu, seperti kelengkapan sarana dan prasarana, pembangunan posyandu hingga peningkatan kader posyandu.

    "Kita akan fasilitasi secara bertahap. Itu tujuannya supaya dapat membantu pemerintah daerah terhadap penanganan stunting," kata Arianto, Selasa (9/4/2024).

    Ia menyebut pelayanan posyandu dalam rangka penanganan stunting di Kukar telah berjalan dengan baik. "Ada 799 posyandu balita dan 60 persen dari posyandu itu gedungnya belum layak," sebutnya.

    Pihaknya telah meminta masyarakat untuk datang memeriksakan kesehatannya ke Posyandu di daerah masing-masing. 

    "Kami imbau masyarakat agar tetap memeriksakan kesehatannya, khususnya ibu hamil ke Posyandu," ucapnya.

    Menurutnya, pemeriksaan ibu hamil harus terus dikawal. Sebab, persoalan stunting bisa dicegah terlebih dahulu dari ibu hamil tersebut.

    Ia berharap upaya tersebut dapat menekan angka stunting di Kukar dan permasalahan stunting menjadi fokus penanganan pemerintah daerah. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Tekan Angka Stunting, DPMD Kukar Terus Optimalkan Fungsi Posyandu

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    09 April 2024 pukul 14:22 WITA

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Ariyanto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengoptimalkan fungsi lembaga kemasyarakatan, seperti Posyandu di desa-desa atau Kelurahan se-Kabupaten Kukar.

    Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan fokus pembangunan di Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2025 adalah peningkatan posyandu, seperti kelengkapan sarana dan prasarana, pembangunan posyandu hingga peningkatan kader posyandu.

    "Kita akan fasilitasi secara bertahap. Itu tujuannya supaya dapat membantu pemerintah daerah terhadap penanganan stunting," kata Arianto, Selasa (9/4/2024).

    Ia menyebut pelayanan posyandu dalam rangka penanganan stunting di Kukar telah berjalan dengan baik. "Ada 799 posyandu balita dan 60 persen dari posyandu itu gedungnya belum layak," sebutnya.

    Pihaknya telah meminta masyarakat untuk datang memeriksakan kesehatannya ke Posyandu di daerah masing-masing. 

    "Kami imbau masyarakat agar tetap memeriksakan kesehatannya, khususnya ibu hamil ke Posyandu," ucapnya.

    Menurutnya, pemeriksaan ibu hamil harus terus dikawal. Sebab, persoalan stunting bisa dicegah terlebih dahulu dari ibu hamil tersebut.

    Ia berharap upaya tersebut dapat menekan angka stunting di Kukar dan permasalahan stunting menjadi fokus penanganan pemerintah daerah. (Adv)

    (Sf/By)