Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi sarapan bergizi gratis.(Istimewa)
Tenggarong - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan akan melengkapi sarana dan prasarana (Sapras) pertanian dan peternakan pada 2024.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik mengatakan bahwa menjelang akhir tahun 2024 pihaknya akan memberikan sapras seperti penyediaan kandang hewan.
“Kandang ini kita berikan supaya pengelolaan hewan lebih baik lagi,” kata Taufik Kamis (21/11/2024).
Taufik menyebut penyediaan Green House juga perlu, sehingga Distanak kini juga telah menyediakan green house yang telah dimulai pembangunannya di beberapa titik.
"Ada yang sudah terealisasi Green House ini seperti di kampus Unikarta dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Jonggon,” ujarnya.
Terkait dengan produksi padi, Distanak tengah mengupayakan untuk memenuhi saprodi pertanian berupa alat tanam seperti kontraktor, pupuk dan pompa air agar kelompok tani dapat memaksimalkan produktivitas padi.
“Irigasi air hingga ke sawah juga masuk perhatian kami,” ucapnya.
Ia berharap pada 2024 ini, produktivitas padi bisa mencapai diatas 4,3 ton. "Mudah-mudahan tercapai,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi sarapan bergizi gratis.(Istimewa)
Tenggarong - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan akan melengkapi sarana dan prasarana (Sapras) pertanian dan peternakan pada 2024.
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik mengatakan bahwa menjelang akhir tahun 2024 pihaknya akan memberikan sapras seperti penyediaan kandang hewan.
“Kandang ini kita berikan supaya pengelolaan hewan lebih baik lagi,” kata Taufik Kamis (21/11/2024).
Taufik menyebut penyediaan Green House juga perlu, sehingga Distanak kini juga telah menyediakan green house yang telah dimulai pembangunannya di beberapa titik.
"Ada yang sudah terealisasi Green House ini seperti di kampus Unikarta dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Jonggon,” ujarnya.
Terkait dengan produksi padi, Distanak tengah mengupayakan untuk memenuhi saprodi pertanian berupa alat tanam seperti kontraktor, pupuk dan pompa air agar kelompok tani dapat memaksimalkan produktivitas padi.
“Irigasi air hingga ke sawah juga masuk perhatian kami,” ucapnya.
Ia berharap pada 2024 ini, produktivitas padi bisa mencapai diatas 4,3 ton. "Mudah-mudahan tercapai,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)