Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Tahun Depan, Pemdes Rapak Lambur Bakal Buka 500 Ha Lahan Tak Produktif

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    29 November 2024 pukul 13:57 WITA

    Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Desa (Pemdes) Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan akan membuka kembali 500 Hektare (Ha) lahan tidak produktif menjadi area persawahan.

    Target ini merupakan bagian dari upaya pemdes mengoptimalkan potensi pertanian dan mendongkrak ekonomi masyarakat Rapak Lambur.

    “Kami ingin memulihkan sawah di wilayah ini supaya bisa kembali produktif. Targetnya di 2025 nanti, seluruh lahan tidak produktif bisa dibuka kembali,” kata Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, Jumat (29/11/2024).

    Ia menyebut untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemdes Rapak Lambur akan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar.

    Yusuf menilai keberhasilan program ini juga bergantung pada penguatan kelompok tani (Poktan) di desa. Pemdes akan memberdayakan poktan agar siap mengelola sawah yang telah dibuka.

    “Kami ingin poktan berperan aktif dalam pengelolaan lahan baru. Dengan kerja sama yang baik, target produksi padi dapat tercapai, dan desa ini bisa menjadi salah satu sentra pertanian andalan di Kukar,” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk mempercepat pembukaan lahan. Infrastruktur irigasi, alat berat, dan pelatihan bagi petani menjadi kunci untuk mewujudkan target ini.

    “Kami optimistis dengan kerja sama antara masyarakat, Pemdes dan Pemkab, rencana ini akan berhasil dan membawa manfaat besar bagi perekonomian desa,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Tahun Depan, Pemdes Rapak Lambur Bakal Buka 500 Ha Lahan Tak Produktif

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    29 November 2024 pukul 13:57 WITA

    Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Desa (Pemdes) Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan akan membuka kembali 500 Hektare (Ha) lahan tidak produktif menjadi area persawahan.

    Target ini merupakan bagian dari upaya pemdes mengoptimalkan potensi pertanian dan mendongkrak ekonomi masyarakat Rapak Lambur.

    “Kami ingin memulihkan sawah di wilayah ini supaya bisa kembali produktif. Targetnya di 2025 nanti, seluruh lahan tidak produktif bisa dibuka kembali,” kata Kepala Desa (Kades) Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, Jumat (29/11/2024).

    Ia menyebut untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemdes Rapak Lambur akan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar.

    Yusuf menilai keberhasilan program ini juga bergantung pada penguatan kelompok tani (Poktan) di desa. Pemdes akan memberdayakan poktan agar siap mengelola sawah yang telah dibuka.

    “Kami ingin poktan berperan aktif dalam pengelolaan lahan baru. Dengan kerja sama yang baik, target produksi padi dapat tercapai, dan desa ini bisa menjadi salah satu sentra pertanian andalan di Kukar,” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk mempercepat pembukaan lahan. Infrastruktur irigasi, alat berat, dan pelatihan bagi petani menjadi kunci untuk mewujudkan target ini.

    “Kami optimistis dengan kerja sama antara masyarakat, Pemdes dan Pemkab, rencana ini akan berhasil dan membawa manfaat besar bagi perekonomian desa,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)