Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    SMPN 9 Tenggarong Tak Punya Akses Jalan, Kepsek Minta Solusi ke Disdikbud Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Februari 2025 pukul 13:35 WITA

    SMP Negeri 9 Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 di Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong sampai kini belum mempunyai akses jalan yang memadai untuk dilalui para siswa dan guru menuju ke gedung sekolah. 

    Kepala SMPN 9, Etik Setiawati mengatakan bangunan tersebut merupakan sekolah baru yang didirikan sejak 2021 lalu. 

    "Bangunannya sudah selesai, tapi belum bisa fungsikan karena belum punya jalan, selama ini kita lewatnya cuma bisa di perumahan guru SMAN 2 saja," kata Etik Setiawati, Kamis (20/2/2025).

    Ia menilai jalan itu membahayakan bagi para siswa, sebab sebagian jalan itu belum dilakukan semenisasi dan licin saat terjadi hujan. 

    "Kami sudah koordinasi dengan Disdikbud Kukar dan sudah berikan usulan terkait jalan utama untuk dilalui siswa dan guru," ujarnya. 

    Dari hasil koordinasi itu, kata dia, Disdikbud Kukar telah meninjau kondisi lapangan dan akan segera mencarikan solusi atas persoalan ini. 

    "Kita sudah usulkan, jalan utama yang kita pilih ini ada di belakang bangun SDN 007. Jadi lokasi di belakang itu sudah diusulkan supaya dapat menembus ke gedung sekolah yang tak punya akses jalan yakni tepatnya di belakang perumahan guru SMAN 2, tapi kendalanya kami harus bebaskan lahan itu dan izin ke warga," sebutnya.

    Dirinya mengungkapkan, Jalan yang dibutuhkan untuk menuju gedung itu sekitar 500 meter. "Kami harap gedung sekolah yang baru ini bisa segera difungsikan dan yang paling penting itu jalan," ungkapnya. 

    Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno mengaku telah mendapat informasi itu dan sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan segera mencarikan solusi atas usulan tersebut. 

    "Usulan itu tengah ditangani oleh Bidang SMP dan Sarana dan Prasarana. Kami akan segera tindak lanjuti usulan itu supaya anak-anak punya akses jalan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    SMPN 9 Tenggarong Tak Punya Akses Jalan, Kepsek Minta Solusi ke Disdikbud Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    20 Februari 2025 pukul 13:35 WITA

    SMP Negeri 9 Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 di Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong sampai kini belum mempunyai akses jalan yang memadai untuk dilalui para siswa dan guru menuju ke gedung sekolah. 

    Kepala SMPN 9, Etik Setiawati mengatakan bangunan tersebut merupakan sekolah baru yang didirikan sejak 2021 lalu. 

    "Bangunannya sudah selesai, tapi belum bisa fungsikan karena belum punya jalan, selama ini kita lewatnya cuma bisa di perumahan guru SMAN 2 saja," kata Etik Setiawati, Kamis (20/2/2025).

    Ia menilai jalan itu membahayakan bagi para siswa, sebab sebagian jalan itu belum dilakukan semenisasi dan licin saat terjadi hujan. 

    "Kami sudah koordinasi dengan Disdikbud Kukar dan sudah berikan usulan terkait jalan utama untuk dilalui siswa dan guru," ujarnya. 

    Dari hasil koordinasi itu, kata dia, Disdikbud Kukar telah meninjau kondisi lapangan dan akan segera mencarikan solusi atas persoalan ini. 

    "Kita sudah usulkan, jalan utama yang kita pilih ini ada di belakang bangun SDN 007. Jadi lokasi di belakang itu sudah diusulkan supaya dapat menembus ke gedung sekolah yang tak punya akses jalan yakni tepatnya di belakang perumahan guru SMAN 2, tapi kendalanya kami harus bebaskan lahan itu dan izin ke warga," sebutnya.

    Dirinya mengungkapkan, Jalan yang dibutuhkan untuk menuju gedung itu sekitar 500 meter. "Kami harap gedung sekolah yang baru ini bisa segera difungsikan dan yang paling penting itu jalan," ungkapnya. 

    Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno mengaku telah mendapat informasi itu dan sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan segera mencarikan solusi atas usulan tersebut. 

    "Usulan itu tengah ditangani oleh Bidang SMP dan Sarana dan Prasarana. Kami akan segera tindak lanjuti usulan itu supaya anak-anak punya akses jalan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)