Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Siaga Cuaca Ekstrem, Damkar Kukar Lakukan Penyemprotan di Lahan Warga

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    31 Juli 2025 pukul 17:44 WITA

    Langkah antisipasi Disdamkar Matan Kukar terhadap Cuaca Ekstrim di Kecamatan Tenggarong. (Foto: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar mengambil langkah penyemprotan di lahan atau sawah warga di Kecamatan Tenggarong.

    Upaya itu dilakukan untuk mengatasi kebakaran lahan yang terjadi akibat cuaca panas ekstrem. Inisiatif ini dilakukan karena dampak cuaca panas ekstrem yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan kebakaran lahan di permukiman warga. 

    Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani mengatakan cuaca panas ekstren dapat membuat api dengan cepat meluas. Untuk itu kini pihaknya fokus menyiram sawah milik warga sebagai bentuk pencegahan. 

    "Cuaca panas yang seperti ini bisa menyebabkan api timbul dengan sendirinya, bahkan api dapat meluas dengan cepat. Ini langkah siaga yang kami ambil, apalagi kalau lahan yang berdekatan dengan permukiman warga itu harus cepat diantisipasi," kata Fida, Kamis (31/7/2025).

    Ia mengungkapkan langkah ini juga telah dilakukan selama dua hari. Disdamkar Matan Kukar membantu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mengaliri air ke lahan persawahan. 

    "Selagi masyarakat minta air, kita bantu. Kita juga kemarin sempat siram lahan jagung yang menjadi program pak Presiden Prabowo, kita back-up yang non kebakaran," ujarnya. 

    Kata dia, Disdamkar Matan telah menjadikan situasi saat ini masuk ke zona rawan bencana kebakaran atau kekeringan.Dirinya menegaskan kepada Pos Sektor Damkar Matan di 20 kecamatan Kukar untuk tidak memilih-milih tugas yang dikerjakan. 

    "Instruksi saya jelas, jangan pernah menanyakan ini tugas siapa, karena Damkar ujung tombak tugas kebakaran apapun yang terbakar harus gerak," tegasnya. 

    Fida mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lalai terhadap api. " jangan membakar lahan selagi rawan untuk dikendalikan, bakar 2-3 meter persegi seperti sampah oke-oke saja selagi bisa dikendalikan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Siaga Cuaca Ekstrem, Damkar Kukar Lakukan Penyemprotan di Lahan Warga

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    31 Juli 2025 pukul 17:44 WITA

    Langkah antisipasi Disdamkar Matan Kukar terhadap Cuaca Ekstrim di Kecamatan Tenggarong. (Foto: Disdamkar Matan Kukar)

    Tenggarong - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar mengambil langkah penyemprotan di lahan atau sawah warga di Kecamatan Tenggarong.

    Upaya itu dilakukan untuk mengatasi kebakaran lahan yang terjadi akibat cuaca panas ekstrem. Inisiatif ini dilakukan karena dampak cuaca panas ekstrem yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan kebakaran lahan di permukiman warga. 

    Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani mengatakan cuaca panas ekstren dapat membuat api dengan cepat meluas. Untuk itu kini pihaknya fokus menyiram sawah milik warga sebagai bentuk pencegahan. 

    "Cuaca panas yang seperti ini bisa menyebabkan api timbul dengan sendirinya, bahkan api dapat meluas dengan cepat. Ini langkah siaga yang kami ambil, apalagi kalau lahan yang berdekatan dengan permukiman warga itu harus cepat diantisipasi," kata Fida, Kamis (31/7/2025).

    Ia mengungkapkan langkah ini juga telah dilakukan selama dua hari. Disdamkar Matan Kukar membantu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mengaliri air ke lahan persawahan. 

    "Selagi masyarakat minta air, kita bantu. Kita juga kemarin sempat siram lahan jagung yang menjadi program pak Presiden Prabowo, kita back-up yang non kebakaran," ujarnya. 

    Kata dia, Disdamkar Matan telah menjadikan situasi saat ini masuk ke zona rawan bencana kebakaran atau kekeringan.Dirinya menegaskan kepada Pos Sektor Damkar Matan di 20 kecamatan Kukar untuk tidak memilih-milih tugas yang dikerjakan. 

    "Instruksi saya jelas, jangan pernah menanyakan ini tugas siapa, karena Damkar ujung tombak tugas kebakaran apapun yang terbakar harus gerak," tegasnya. 

    Fida mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lalai terhadap api. " jangan membakar lahan selagi rawan untuk dikendalikan, bakar 2-3 meter persegi seperti sampah oke-oke saja selagi bisa dikendalikan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)