
Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pengawas di lingkungan Pemkab Kukar (Dok: Prokomlive)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri baru saja melantik 35 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan pemerintahan.
Pelantikan itu ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (6/11/2026).
Ia menyampaikan pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk memperkuat tata kelola organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus meningkatkan kinerja aparatur dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pelantikan ini merupakan bagi dari upaya kota untuk terus berusaha menyempurnakan organisasi di lingkup Pemkab Kukar,” ujar Aulia.
Para pejabat yang baru saja dilantik diminta untuk mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik.
Ia percaya para pejabat tersebut mampu bekerja secara profesional serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.
"Saya percaya saudara-saudara yang dilantik hari ini mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," terangnya.
Aulia juga meminta seluruh pejabat segera menyesuaikan diri dengan posisi baru, memperkuat koordinasi dan memastikan program kerja di masing-masing OPD berjalan sesuai target.
Mengingat dalam waktu dekat, Pemkab Kukar akan memasuki tahapan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2027.
Karena itu, para pejabat diminta segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar proses perencanaan hingga finalisasi APBD dapat berjalan dengan baik.
Ia menilai tahapan tersebut membutuhkan kecermatan dan kepekaan dari setiap pejabat, terutama dalam menentukan program yang menjadi prioritas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Mungkin Senin nanti kita akan melakukan proses serah-terima kepada teman-teman eselon III, sehingga kita sekali lagi bisa melangkah karena sebentar lagi kita dihadapkan dengan persiapan penyusunan anggaran 2027,” ungkapnya.
Melalui pelantikan ini, susunan pejabat yang baru dan koordinasi antar-OPD diharapkan semakin kuat, sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pengawas di lingkungan Pemkab Kukar (Dok: Prokomlive)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri baru saja melantik 35 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan pemerintahan.
Pelantikan itu ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Jumat (6/11/2026).
Ia menyampaikan pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk memperkuat tata kelola organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus meningkatkan kinerja aparatur dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pelantikan ini merupakan bagi dari upaya kota untuk terus berusaha menyempurnakan organisasi di lingkup Pemkab Kukar,” ujar Aulia.
Para pejabat yang baru saja dilantik diminta untuk mampu menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik.
Ia percaya para pejabat tersebut mampu bekerja secara profesional serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.
"Saya percaya saudara-saudara yang dilantik hari ini mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," terangnya.
Aulia juga meminta seluruh pejabat segera menyesuaikan diri dengan posisi baru, memperkuat koordinasi dan memastikan program kerja di masing-masing OPD berjalan sesuai target.
Mengingat dalam waktu dekat, Pemkab Kukar akan memasuki tahapan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2027.
Karena itu, para pejabat diminta segera memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar proses perencanaan hingga finalisasi APBD dapat berjalan dengan baik.
Ia menilai tahapan tersebut membutuhkan kecermatan dan kepekaan dari setiap pejabat, terutama dalam menentukan program yang menjadi prioritas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Mungkin Senin nanti kita akan melakukan proses serah-terima kepada teman-teman eselon III, sehingga kita sekali lagi bisa melangkah karena sebentar lagi kita dihadapkan dengan persiapan penyusunan anggaran 2027,” ungkapnya.
Melalui pelantikan ini, susunan pejabat yang baru dan koordinasi antar-OPD diharapkan semakin kuat, sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. (Adv)
(Sf/Lo)