Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Musyawarah Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu. (Foto: Kartini)
Tenggarong - Pemerintah Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu menetapkan penanggulangan kebakaran menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2026.
Kepala Desa Sebulu Ilir, Chandra Wijaya mengatakan kebakaran yang terjadi pada awal 2025 menghanguskan sekitar 10 rumah dan harus mendapat perhatian serius, sebab warga kesulitan mendapat air.
“Rapat musdes kemarin kami sepakat untuk fokus mencari cara terkait penanggulangan kebakaran, sumber air di lokasi kebarakan yang sulit didapatkan jadi PR kami,” kata Chandra Wijaya, Jumat (18/7/2025).
Chandra menjelaskan program yang diusulkan mencakup pembangunan saluran pipa air dari tepian Sungai Mahakam ke kawasan padat penduduk di RT 9 hingga 13 yang akan dilengkapi dengan pompa air
Selanjutnya pihak desa juga merencanakan penggalian kolam penampungan air yang akan dilakukan di RT 10, 11, 12, 13 hingga 14 sebagai cadangan air, kolam ini dibagun dengan tujuan mengantisipasi kekurangan air apabila terjadi kebakaran.
“Di beberapa RT lain juga minta dibuatkan kolam, tapi kami fokus ke daerah padat penduduk terlebih dulu,” ujarnya.
Selain pencegahan kebakaran, beberapa usulan kegiatan fisik lainnya seperti semenisasi parit juga masuk dalam perencanaan pembangunan, tapi usulan tersebut akan direalisasikan berdasarkan tingkat urgensinya.
"Fokus kita ke penanggulangan kebakaran dulu, beberapa kesulitan untuk mendapatkan sumber air, sudah kami carikan silolusinya," sebutnya.
Realisasi program ini tidak hanya mengandalkan dana desa. Sumber pendanaan lain seperti pokir, aspirasi, musrenbang kecamatan, serta bantuan OPD juga telah diajukan kepada pihak terkait.
“Saya berharap masyarakat juga bisa bersabar, semua usulan sudah diterima, pemdes akan kerjakan satu persatu, tapi kita harus fokuskan ke rencana awal yaitu penanggulangan kebakaran," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Musyawarah Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu. (Foto: Kartini)
Tenggarong - Pemerintah Desa Sebulu Ilir, Kecamatan Sebulu menetapkan penanggulangan kebakaran menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2026.
Kepala Desa Sebulu Ilir, Chandra Wijaya mengatakan kebakaran yang terjadi pada awal 2025 menghanguskan sekitar 10 rumah dan harus mendapat perhatian serius, sebab warga kesulitan mendapat air.
“Rapat musdes kemarin kami sepakat untuk fokus mencari cara terkait penanggulangan kebakaran, sumber air di lokasi kebarakan yang sulit didapatkan jadi PR kami,” kata Chandra Wijaya, Jumat (18/7/2025).
Chandra menjelaskan program yang diusulkan mencakup pembangunan saluran pipa air dari tepian Sungai Mahakam ke kawasan padat penduduk di RT 9 hingga 13 yang akan dilengkapi dengan pompa air
Selanjutnya pihak desa juga merencanakan penggalian kolam penampungan air yang akan dilakukan di RT 10, 11, 12, 13 hingga 14 sebagai cadangan air, kolam ini dibagun dengan tujuan mengantisipasi kekurangan air apabila terjadi kebakaran.
“Di beberapa RT lain juga minta dibuatkan kolam, tapi kami fokus ke daerah padat penduduk terlebih dulu,” ujarnya.
Selain pencegahan kebakaran, beberapa usulan kegiatan fisik lainnya seperti semenisasi parit juga masuk dalam perencanaan pembangunan, tapi usulan tersebut akan direalisasikan berdasarkan tingkat urgensinya.
"Fokus kita ke penanggulangan kebakaran dulu, beberapa kesulitan untuk mendapatkan sumber air, sudah kami carikan silolusinya," sebutnya.
Realisasi program ini tidak hanya mengandalkan dana desa. Sumber pendanaan lain seperti pokir, aspirasi, musrenbang kecamatan, serta bantuan OPD juga telah diajukan kepada pihak terkait.
“Saya berharap masyarakat juga bisa bersabar, semua usulan sudah diterima, pemdes akan kerjakan satu persatu, tapi kita harus fokuskan ke rencana awal yaitu penanggulangan kebakaran," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)