Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menurunkan tim sebagai upaya merespons kasus pencabulan yang terjadi kepada 10 anak di bawah umur di Kecamatan Tenggarong.
"Kami sudah menurunkan tim pengawas ke sekolah untuk memastikan kebenaran kasus itu, kita ingin pastikan kebenarannya," kata Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, Selasa (7/10/2025).
Ia mengungkapkan kini pihaknya sedang menunggu hasil dari peninjauan tim dan ke depan akan ditindaklanjuti dengan tegas apabila benar sekolah itu melanggar aturan.
"Kami minta kepada sekolah agar aktif, menyampaikan informasi terkait kebenarannya, kalau di desa itu ada polsek, kemudian lapor juga kepada ke PLT korwil dan juga lapor ke dinas melalui bidang, misalnya SD itu lapor melalui ke kepala bidang SD. Jangan diam saja," ujarnya.
Ia menilai dengan adanya laporan itu yang jelas, permasalahan seperti ini bisa segera ditangani dan mendapatkan solusi.
"Laporan seperti ini harus disampaikan secara berjenjang, karena ada proses yang harus dijalani, kita tidak bisa langsung memberikan info lengkapnya, karena ini masuknya kriminal. Jadi kasus asusila itu harus segera dilaporkan, jangan hanya diam," sebutnya.
Pujianto juga berpesan kepada pihak sekolah agar segera berkonsultasi secepatnya kepada Disdikbud Kukar jika terjadi permasalahan yang dinilai sangat negatif dan bisa mencoreng nama baik sekolah.
"Intinya kita sudah turunkan tim kemarin, tapi masih nunggu hasilnya. Apabila itu terjadi maka akan kami berikan sanksi kepada sekolah," tegasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menurunkan tim sebagai upaya merespons kasus pencabulan yang terjadi kepada 10 anak di bawah umur di Kecamatan Tenggarong.
"Kami sudah menurunkan tim pengawas ke sekolah untuk memastikan kebenaran kasus itu, kita ingin pastikan kebenarannya," kata Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, Selasa (7/10/2025).
Ia mengungkapkan kini pihaknya sedang menunggu hasil dari peninjauan tim dan ke depan akan ditindaklanjuti dengan tegas apabila benar sekolah itu melanggar aturan.
"Kami minta kepada sekolah agar aktif, menyampaikan informasi terkait kebenarannya, kalau di desa itu ada polsek, kemudian lapor juga kepada ke PLT korwil dan juga lapor ke dinas melalui bidang, misalnya SD itu lapor melalui ke kepala bidang SD. Jangan diam saja," ujarnya.
Ia menilai dengan adanya laporan itu yang jelas, permasalahan seperti ini bisa segera ditangani dan mendapatkan solusi.
"Laporan seperti ini harus disampaikan secara berjenjang, karena ada proses yang harus dijalani, kita tidak bisa langsung memberikan info lengkapnya, karena ini masuknya kriminal. Jadi kasus asusila itu harus segera dilaporkan, jangan hanya diam," sebutnya.
Pujianto juga berpesan kepada pihak sekolah agar segera berkonsultasi secepatnya kepada Disdikbud Kukar jika terjadi permasalahan yang dinilai sangat negatif dan bisa mencoreng nama baik sekolah.
"Intinya kita sudah turunkan tim kemarin, tapi masih nunggu hasilnya. Apabila itu terjadi maka akan kami berikan sanksi kepada sekolah," tegasnya. (Adv)
(Sf/Lo)