Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyerahkan bantuan 12 unit Traktor Alsintan di Desa Rampanga, Kecamatan Loa Kulu.
Ini merupakan upaya memperkuat sektor pertanian. Bantuan ini menjadi bagian dari program optimalisasi lahan pertanian yang didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI).
"Penyerahan traktor itu kami ingin memastikan proses pengolahan lahan pertanian semakin efisien dan produktivitas meningkat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, Senin (14/4/2025).
Taufik menjelaskan program optimalisasi lahan merupakan bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan indeks pertanaman dan hasil produksi padi.
Ia menilai penggunaan alat modern akan mempercepat proses tanam dan panen, sehingga para petani tidak lagi bergantung pada tenaga kerja manual.
"Program ini sejalan dengan misi ketiga dari visi pembangunan di Kukar, yaitu memperkuat ekonomi daerah melalui pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Kata dia, bantuan ini juga memberikan semangat baru bagi petani untuk terus berinovasi dalam mengelola lahan mereka. Ia menegaskan keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara para petani.
"Ketahanan pangan lokal akan semakin kuat dengan bantuan 12 traktor dan sektor pertanian Kukar bisa jadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah," (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menyerahkan bantuan 12 unit Traktor Alsintan di Desa Rampanga, Kecamatan Loa Kulu.
Ini merupakan upaya memperkuat sektor pertanian. Bantuan ini menjadi bagian dari program optimalisasi lahan pertanian yang didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI).
"Penyerahan traktor itu kami ingin memastikan proses pengolahan lahan pertanian semakin efisien dan produktivitas meningkat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, Senin (14/4/2025).
Taufik menjelaskan program optimalisasi lahan merupakan bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan indeks pertanaman dan hasil produksi padi.
Ia menilai penggunaan alat modern akan mempercepat proses tanam dan panen, sehingga para petani tidak lagi bergantung pada tenaga kerja manual.
"Program ini sejalan dengan misi ketiga dari visi pembangunan di Kukar, yaitu memperkuat ekonomi daerah melalui pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Kata dia, bantuan ini juga memberikan semangat baru bagi petani untuk terus berinovasi dalam mengelola lahan mereka. Ia menegaskan keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara para petani.
"Ketahanan pangan lokal akan semakin kuat dengan bantuan 12 traktor dan sektor pertanian Kukar bisa jadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah," (Adv)
(Sf/Lo)