Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Percepat Penyiraman Lahan Pertanian, Distanak Kukar Kerja Sama dengan Bank Indonesia Latih Petani Gunakan Drone Sprayer 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    30 September 2026 pukul 19:56 WITA

    Kepala Distanak Kukar, Rifani (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia melatih para petani di Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang menggunakan drone sprayer, Rabu (30/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, para petani diajarkan terkait tata cara penggunaan drone sprayer untuk menunjang aktivitas pertanian di wilayahnya.

    Selain memberikan pelatihan terkait teknik pengoperasian, pihaknya juga diajarkan mengenai cara merawat dan mengelola perangkat tersebut.

    “Jadi dalam kerja sama itu, Bank Indonesia menyediakan drone sprayer berukuran besar yang digunakan untuk penyemprotan tanaman, sekaligus memberikan pelatihan kepada petani. Sementara, kami hanya berperan memfasilitasi serta menyiapkan kelompok atau petani yang akan memanfaatkan teknologi itu,” ujar Kepala Distanak Kukar, Rifani.

    Menurutnya, penggunaan drone dinilai dapat mempercepat proses penyemprotan. 

    Rifani membandingkan jika aktivitas penyemprotan dilakukan secara manual di lahan seluas satu hektare (Ha), maka akan memakan waktu hingga dua hari.

    Sementara, apabila proses penyemprotan dilakukan menggunakan drone sprayer, maka pekerjaan tersebut diperkirakan akan selesai dengan kurun waktu sekitar dua-tiga jam.

    Setelah mengikuti pelatihan, drone sprayer tersebut nantinya diserahkan kepada kelompok untuk dikelola. 

    Rifani berharap kelompok yang mendapatkan pelatihan dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada petani lainnya, mengingat jumlah petani yang mengikuti pelatihan tersebut terbilang terbatas.

    Selain bekerja sama dengan Bank Indonesia, Distanak juga membuka peluang kerja sama dengan mitra swasta lainnya yang ingin berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian.

    “Kita hanya berhenti di Bank Indonesia saja, tapi berupaya menggandeng mitra-mitra swasta lainnya,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Percepat Penyiraman Lahan Pertanian, Distanak Kukar Kerja Sama dengan Bank Indonesia Latih Petani Gunakan Drone Sprayer 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    30 September 2026 pukul 19:56 WITA

    Kepala Distanak Kukar, Rifani (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia melatih para petani di Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang menggunakan drone sprayer, Rabu (30/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, para petani diajarkan terkait tata cara penggunaan drone sprayer untuk menunjang aktivitas pertanian di wilayahnya.

    Selain memberikan pelatihan terkait teknik pengoperasian, pihaknya juga diajarkan mengenai cara merawat dan mengelola perangkat tersebut.

    “Jadi dalam kerja sama itu, Bank Indonesia menyediakan drone sprayer berukuran besar yang digunakan untuk penyemprotan tanaman, sekaligus memberikan pelatihan kepada petani. Sementara, kami hanya berperan memfasilitasi serta menyiapkan kelompok atau petani yang akan memanfaatkan teknologi itu,” ujar Kepala Distanak Kukar, Rifani.

    Menurutnya, penggunaan drone dinilai dapat mempercepat proses penyemprotan. 

    Rifani membandingkan jika aktivitas penyemprotan dilakukan secara manual di lahan seluas satu hektare (Ha), maka akan memakan waktu hingga dua hari.

    Sementara, apabila proses penyemprotan dilakukan menggunakan drone sprayer, maka pekerjaan tersebut diperkirakan akan selesai dengan kurun waktu sekitar dua-tiga jam.

    Setelah mengikuti pelatihan, drone sprayer tersebut nantinya diserahkan kepada kelompok untuk dikelola. 

    Rifani berharap kelompok yang mendapatkan pelatihan dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada petani lainnya, mengingat jumlah petani yang mengikuti pelatihan tersebut terbilang terbatas.

    Selain bekerja sama dengan Bank Indonesia, Distanak juga membuka peluang kerja sama dengan mitra swasta lainnya yang ingin berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian.

    “Kita hanya berhenti di Bank Indonesia saja, tapi berupaya menggandeng mitra-mitra swasta lainnya,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)