Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Jalan Muara Wis menuju Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Fadhli Annur)
Tenggarong - Perbaikan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Muara Wis dengan Kota Bangun akan menjadi prioritas pada 2025.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur mengatakan jalan ini sangat vital bagi distribusi hasil pertanian dan perikanan dari desa ke desa, seperti Melintang dan Sebemban.
“Banyak permintaan dari warga, petani dan nelayan, ini yang kita prioritaskan, hasil panen dan tangkapannya dari dijual ke Kota Bangun,” kata Fadhli, Senin (19/5/2025).
Ia mengungkapkan kerusakan parah yang terjadi pada jalan tersebut sepanjang delapan kilometer, akibatnya mobilisasi barang dan hasil panen warga terhambat.
Fadhli mengungkap perbaikan jalan akan dikerjakan setelah banjir surut. "Kondisi ada beberapa titik yang masih banjir tapi tidak parah seperti kemarin, setelah banjir reda nanti dikerjakan, kita targetkan tahun ini selesai,” ungkapnya.
Selain itu Fadhli juga mengaku jalan dari Desa Sebemban menuju Muara Wis kini sudah dapat dilalui. Akibat banjir banyak yang mengalami keretakan dan hancur.
"Kita fokus untuk melanjutkan perbaikan jalur dari Kota Bangun Seberang ke Muara Wis, beberapa titik jalan hancur juga akan diperbaiki," sebutnya.
Dirinya berharap, perbaikan jalan ini tidak hanya meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan khususnya wilayah hulu Kukar. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Jalan Muara Wis menuju Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). (Foto: Fadhli Annur)
Tenggarong - Perbaikan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Muara Wis dengan Kota Bangun akan menjadi prioritas pada 2025.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur mengatakan jalan ini sangat vital bagi distribusi hasil pertanian dan perikanan dari desa ke desa, seperti Melintang dan Sebemban.
“Banyak permintaan dari warga, petani dan nelayan, ini yang kita prioritaskan, hasil panen dan tangkapannya dari dijual ke Kota Bangun,” kata Fadhli, Senin (19/5/2025).
Ia mengungkapkan kerusakan parah yang terjadi pada jalan tersebut sepanjang delapan kilometer, akibatnya mobilisasi barang dan hasil panen warga terhambat.
Fadhli mengungkap perbaikan jalan akan dikerjakan setelah banjir surut. "Kondisi ada beberapa titik yang masih banjir tapi tidak parah seperti kemarin, setelah banjir reda nanti dikerjakan, kita targetkan tahun ini selesai,” ungkapnya.
Selain itu Fadhli juga mengaku jalan dari Desa Sebemban menuju Muara Wis kini sudah dapat dilalui. Akibat banjir banyak yang mengalami keretakan dan hancur.
"Kita fokus untuk melanjutkan perbaikan jalur dari Kota Bangun Seberang ke Muara Wis, beberapa titik jalan hancur juga akan diperbaiki," sebutnya.
Dirinya berharap, perbaikan jalan ini tidak hanya meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan khususnya wilayah hulu Kukar. (Adv)
(Sf/Lo)