Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H Sunggono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) antusias untuk merangkul potensi transformatif dari inisiatif Asosiasi Brunei-China One Belt One Road (OBOR) yang dinilai penuh dengan peluang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan bahwa Kukar telah menerima kunjungan dari OBOR.
Kukar merupakan wilayah yang terletak di jantung Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Indonesia.
Daerah ini memiliki potensi yang besar dan belum tergarap sepenuhnya, serta kekayaan budaya yang melimpah.
Kata dia, Kukar akan berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi di masa depan, sehingga harus mendorong perdagangan, investasi dan pembangunan infrastruktur.
"Di bidang perdagangan, kami berusaha untuk memperluas basis ekspor dengan menawarkan sumber daya alam dan produk pertanian ke pasar yang lebih luas," kata Sunggono, Jumat (10/5/2024).
Sunggono mengaku Pemkab Kukar telah menjalin hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei dan Cina.
Iinisiatif OBOR ini menghadirkan kesempatan emas untuk mendorong perekonomian Kukar ke tingkat yang lebih tinggi.
Sunggono berharap pemerintah dan perusahaan daerah siap berkolaborasi mewujudkan cita-cita sebagai mitra pembangunan yang strategis.
“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan para mitra demi terwujudnya visi bersama di masa depan,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H Sunggono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) antusias untuk merangkul potensi transformatif dari inisiatif Asosiasi Brunei-China One Belt One Road (OBOR) yang dinilai penuh dengan peluang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan bahwa Kukar telah menerima kunjungan dari OBOR.
Kukar merupakan wilayah yang terletak di jantung Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Indonesia.
Daerah ini memiliki potensi yang besar dan belum tergarap sepenuhnya, serta kekayaan budaya yang melimpah.
Kata dia, Kukar akan berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi di masa depan, sehingga harus mendorong perdagangan, investasi dan pembangunan infrastruktur.
"Di bidang perdagangan, kami berusaha untuk memperluas basis ekspor dengan menawarkan sumber daya alam dan produk pertanian ke pasar yang lebih luas," kata Sunggono, Jumat (10/5/2024).
Sunggono mengaku Pemkab Kukar telah menjalin hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei dan Cina.
Iinisiatif OBOR ini menghadirkan kesempatan emas untuk mendorong perekonomian Kukar ke tingkat yang lebih tinggi.
Sunggono berharap pemerintah dan perusahaan daerah siap berkolaborasi mewujudkan cita-cita sebagai mitra pembangunan yang strategis.
“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan para mitra demi terwujudnya visi bersama di masa depan,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)