Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian.
Ini dilakukan karena generasi petani semakin berkurang. Pemkab Kukar juga akan siap memfasilitasi pemuda yang tertarik mengembangkan usaha pertanian di Kukar.
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan regenerasi petani sangat penting agar ketahanan pangan di daerah dapat terjaga.
"Pemuda harus bergerak dalam mengembangkan pertanian di Kukar untuk menggantikan petani yang sudah berumur," kata Edi Rabu (19/3/2025).
Menurut Edi, jumlah rumah tangga petani di Kukar mengalami penurunan. Petani kini berusia 60–70 tahun, sementara regenerasi berjalan lambat akibat tak adanya inisiatif para pemuda untuk melihat peluang di bidang pertanian.
"Padahal jadi petani itu tidak harus kotor-kotoran, apalagi di zaman serba canggih ini, mereka bisa memanfaatkan alat pertanian moderen," ujarnya.
Ia menyebut di Kukar ada anak muda yang sukses di sektor pertanian dan itu sangat sedikit.
Edi juga menginginkan petani milenial yang telah sukses bisa menjadi role model bagi seluruh generasi lainnya.
"Saya mengajak anak-anak muda untuk terjun ke sektor pertanian karena pemerintah telah menyediakan fasilitas lengkap. Jangan gengsi bertani pola pikir ini harus diubah, gunakan fasilitas yang sudah disediakan, pelajari dan praktekkan," harapnya.
Untuk diketahui, Pemkab Kukar juga mendukung program optimalisasi lahan nasional dan menjalankan program serupa secara mandiri.
Pemkab bekerja sama dengan Kodim 0906/Kkr dan Kodim 0908/Bontang sejak empat tahun terakhir dalam membangun infrastruktur pertanian seperti pengairan, jalan usaha tani, dan sumur bor. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian.
Ini dilakukan karena generasi petani semakin berkurang. Pemkab Kukar juga akan siap memfasilitasi pemuda yang tertarik mengembangkan usaha pertanian di Kukar.
Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan regenerasi petani sangat penting agar ketahanan pangan di daerah dapat terjaga.
"Pemuda harus bergerak dalam mengembangkan pertanian di Kukar untuk menggantikan petani yang sudah berumur," kata Edi Rabu (19/3/2025).
Menurut Edi, jumlah rumah tangga petani di Kukar mengalami penurunan. Petani kini berusia 60–70 tahun, sementara regenerasi berjalan lambat akibat tak adanya inisiatif para pemuda untuk melihat peluang di bidang pertanian.
"Padahal jadi petani itu tidak harus kotor-kotoran, apalagi di zaman serba canggih ini, mereka bisa memanfaatkan alat pertanian moderen," ujarnya.
Ia menyebut di Kukar ada anak muda yang sukses di sektor pertanian dan itu sangat sedikit.
Edi juga menginginkan petani milenial yang telah sukses bisa menjadi role model bagi seluruh generasi lainnya.
"Saya mengajak anak-anak muda untuk terjun ke sektor pertanian karena pemerintah telah menyediakan fasilitas lengkap. Jangan gengsi bertani pola pikir ini harus diubah, gunakan fasilitas yang sudah disediakan, pelajari dan praktekkan," harapnya.
Untuk diketahui, Pemkab Kukar juga mendukung program optimalisasi lahan nasional dan menjalankan program serupa secara mandiri.
Pemkab bekerja sama dengan Kodim 0906/Kkr dan Kodim 0908/Bontang sejak empat tahun terakhir dalam membangun infrastruktur pertanian seperti pengairan, jalan usaha tani, dan sumur bor. (Adv)
(Sf/By)