Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Resmi Jalankan Program PK-25, Warga Diminta Berikan Data Akurat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    28 Juli 2025 pukul 14:49 WITA

    Launching Pendataan Keluarga 2025, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan. (Foto: Pemdes Bakungan)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi memulai program Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 (PK-25).

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dafip Haryanto mengatakan kegiatan itu dimulai dari Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan.

    Ini dilakukan guna mendukung penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran dibutuhkan data keluarga yang akurat. Pemerintah membutuhkan data valid dari masyarakat untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, mengalokasikan anggaran secara efisien serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan terutama di Desa Bakungan.

    “Ini menjadi langkah awal kita dalam penguatan program keluarga berencana. PK-25 sebagai upaya strategis untuk menghimpun data keluarga yang dibutuhkan dalam menyusun kebijakan pembangunan keluarga dan kependudukan,” sebut Dafip, Senin (28/7/2025).

    Ia menjelaskan ada beberapa kategori yang akan dijalankan dalam melakukan pendataan seperti kondisi demografi, sosial, ekonomi, hingga aspek kesehatan. 

    Dafip menilai data ini sangat vital untuk perencanaan dan evaluasi kebijakan daerah yang menyangkut kehidupan masyarakat secara langsung. 

    Selain itu pendataan yang dilakukan dalam program PK-25 juga akan menghimpun berbagai data mulai dari jumlah anggota keluarga, penggunaan alat kontrasepsi, hingga indikator kualitas hidup. 

    Dalam menjalankan program ini, masyarakat Desa Bakungan juga diharapkan dapat memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisinya di lapangan agar hasil yang diperoleh dapat dipercaya dan digunakan secara maksimal.

    Dafip juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh proses pendataan ini. “Kami ingin partisipasi aktif dari masyarakat Kukar, berikan data yang jujur kepada petugas. Ini demi kemajuan bersama,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Resmi Jalankan Program PK-25, Warga Diminta Berikan Data Akurat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    28 Juli 2025 pukul 14:49 WITA

    Launching Pendataan Keluarga 2025, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan. (Foto: Pemdes Bakungan)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi memulai program Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 (PK-25).

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dafip Haryanto mengatakan kegiatan itu dimulai dari Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan.

    Ini dilakukan guna mendukung penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran dibutuhkan data keluarga yang akurat. Pemerintah membutuhkan data valid dari masyarakat untuk mengevaluasi program yang telah berjalan, mengalokasikan anggaran secara efisien serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan terutama di Desa Bakungan.

    “Ini menjadi langkah awal kita dalam penguatan program keluarga berencana. PK-25 sebagai upaya strategis untuk menghimpun data keluarga yang dibutuhkan dalam menyusun kebijakan pembangunan keluarga dan kependudukan,” sebut Dafip, Senin (28/7/2025).

    Ia menjelaskan ada beberapa kategori yang akan dijalankan dalam melakukan pendataan seperti kondisi demografi, sosial, ekonomi, hingga aspek kesehatan. 

    Dafip menilai data ini sangat vital untuk perencanaan dan evaluasi kebijakan daerah yang menyangkut kehidupan masyarakat secara langsung. 

    Selain itu pendataan yang dilakukan dalam program PK-25 juga akan menghimpun berbagai data mulai dari jumlah anggota keluarga, penggunaan alat kontrasepsi, hingga indikator kualitas hidup. 

    Dalam menjalankan program ini, masyarakat Desa Bakungan juga diharapkan dapat memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisinya di lapangan agar hasil yang diperoleh dapat dipercaya dan digunakan secara maksimal.

    Dafip juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh proses pendataan ini. “Kami ingin partisipasi aktif dari masyarakat Kukar, berikan data yang jujur kepada petugas. Ini demi kemajuan bersama,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Lo)