Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Libatkan Penyuluh Swadaya Atasi Keterbatasan PPL

    Redaktur:Maruly Z
    22 Agustus 2025 pukul 20:01 WITA

    Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

    Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hingga kini masih memiliki keterbatasan jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)

    Jumlah tenaga penyuluh yang tersedia belum sebanding dengan luasnya lahan pertanian dan banyaknya petani yang membutuhkan pendampingan.

    Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mencari langkah alternatif agar kegiatan penyuluhan tetap berjalan optimal.

    “Kalau melihat kebutuhan di lapangan, memang jumlah PPL masih jauh dari cukup. Karena itu, kami berinisiatif menghadirkan penyuluh swadaya atau mandiri,” ujarnya

    Menurutnya, penyuluh swadaya merupakan petani yang memiliki kemampuan lebih, kemudian diberi pembekalan berupa pelatihan dan pendidikan khusus agar dapat menjadi pendamping bagi sesama petani.

    “Mereka juga memperoleh insentif sebagai bentuk penghargaan atas peran dan kontribusinya,” tambahnya.

    Saat ini, Pemkab Kukar telah memiliki sekitar 250 penyuluh swadaya yang aktif turun ke lapangan mendampingi kelompok tani. Kehadiran mereka terbukti mampu menutup keterbatasan penyuluh resmi, sekaligus memperluas jangkauan layanan pertanian.

    Dengan sinergi antara penyuluh resmi dan penyuluh swadaya, pemerintah optimis produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Pada saat yang sama, kesejahteraan petani diharapkan ikut terdongkrak. (Adv)

    (Sf/Mr)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Libatkan Penyuluh Swadaya Atasi Keterbatasan PPL

    Redaktur:Maruly Z
    22 Agustus 2025 pukul 20:01 WITA

    Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

    Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hingga kini masih memiliki keterbatasan jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)

    Jumlah tenaga penyuluh yang tersedia belum sebanding dengan luasnya lahan pertanian dan banyaknya petani yang membutuhkan pendampingan.

    Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk mencari langkah alternatif agar kegiatan penyuluhan tetap berjalan optimal.

    “Kalau melihat kebutuhan di lapangan, memang jumlah PPL masih jauh dari cukup. Karena itu, kami berinisiatif menghadirkan penyuluh swadaya atau mandiri,” ujarnya

    Menurutnya, penyuluh swadaya merupakan petani yang memiliki kemampuan lebih, kemudian diberi pembekalan berupa pelatihan dan pendidikan khusus agar dapat menjadi pendamping bagi sesama petani.

    “Mereka juga memperoleh insentif sebagai bentuk penghargaan atas peran dan kontribusinya,” tambahnya.

    Saat ini, Pemkab Kukar telah memiliki sekitar 250 penyuluh swadaya yang aktif turun ke lapangan mendampingi kelompok tani. Kehadiran mereka terbukti mampu menutup keterbatasan penyuluh resmi, sekaligus memperluas jangkauan layanan pertanian.

    Dengan sinergi antara penyuluh resmi dan penyuluh swadaya, pemerintah optimis produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Pada saat yang sama, kesejahteraan petani diharapkan ikut terdongkrak. (Adv)

    (Sf/Mr)