Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen dalam memperkuat ketahanan sosial dan ketahanan pangan melalui Program Rukun Tetangga (RT) Ku Terbaik.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan program ini akan menjadi langkah strategis Pemkab Kukar. Menurutnya, program ini dirancang agar setiap persoalan masyarakat bisa ditangani langsung di level RT.
Tahap awal program akan terfokus pada penguatan data baseline di setiap RT. Data itu mencakup kondisi sosial warga, hingga jumlah pengangguran dan potensi lokal yang dapat dikembangkan.
Jika berbicara soal pengentasan kemiskinan, konsepnya ada dua, seperti pemberian bantuan langsung atau pemberdayaan di level RT. Misalnya ada pemuda yang menganggur tapi produktif melakukan kegiatan, informasi ini bisa langsung diteruskan ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) agar ikut program Kukar Siap Kerja.
Kata dia, program ini juga akan menjadi wadah integrasi bagi 17 program prioritas Kukar Idaman Terbaik. Dari data yang akurat di tingkat RT, intervensi pemerintah diharapkan bisa lebih tepat sasaran.
“RT Ku Terbaik ini akan menjadi rumah bagi berbagai program, seperti balita kita intervensi lewat MBG Plus, kemudian untuk lansia kita pastikan kebutuhannya tercukupi,” kata Aulia.
Pemkab Kukar juga telah menyiapkan Rp150 juta per RT, namun jumlah itu bukan patokan tetap. Angka ini sebagai standarnya saja.
Ia menegaskan pada 2025 ini akan difokuskan pada penguatan regulasi dan penyusunan petunjuk teknis. Targetnya seluruh aturan pendukung rampung secepatnya agar program RT-Ku Terbaik mulai berjalan pada 2026.
“Kita berharap dan yakin permasalahan ketahanan sosial di masyarakat bisa kita tangani secara lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen dalam memperkuat ketahanan sosial dan ketahanan pangan melalui Program Rukun Tetangga (RT) Ku Terbaik.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan program ini akan menjadi langkah strategis Pemkab Kukar. Menurutnya, program ini dirancang agar setiap persoalan masyarakat bisa ditangani langsung di level RT.
Tahap awal program akan terfokus pada penguatan data baseline di setiap RT. Data itu mencakup kondisi sosial warga, hingga jumlah pengangguran dan potensi lokal yang dapat dikembangkan.
Jika berbicara soal pengentasan kemiskinan, konsepnya ada dua, seperti pemberian bantuan langsung atau pemberdayaan di level RT. Misalnya ada pemuda yang menganggur tapi produktif melakukan kegiatan, informasi ini bisa langsung diteruskan ke Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) agar ikut program Kukar Siap Kerja.
Kata dia, program ini juga akan menjadi wadah integrasi bagi 17 program prioritas Kukar Idaman Terbaik. Dari data yang akurat di tingkat RT, intervensi pemerintah diharapkan bisa lebih tepat sasaran.
“RT Ku Terbaik ini akan menjadi rumah bagi berbagai program, seperti balita kita intervensi lewat MBG Plus, kemudian untuk lansia kita pastikan kebutuhannya tercukupi,” kata Aulia.
Pemkab Kukar juga telah menyiapkan Rp150 juta per RT, namun jumlah itu bukan patokan tetap. Angka ini sebagai standarnya saja.
Ia menegaskan pada 2025 ini akan difokuskan pada penguatan regulasi dan penyusunan petunjuk teknis. Targetnya seluruh aturan pendukung rampung secepatnya agar program RT-Ku Terbaik mulai berjalan pada 2026.
“Kita berharap dan yakin permasalahan ketahanan sosial di masyarakat bisa kita tangani secara lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)