Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mengarahkan seluruh Kepala Desa untuk memaksimalkan lahan pertanian di wilayahnya masing-masing.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf mengatakan, Pemkab Kukar telah mendukung kegiatan di desa melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak). Di Desa ini pihaknya telah membangun lumbung pangan untuk menyimpan padi dan peralatan penjemur serta gilingan padi.
"Di desa kami untuk ketahanan pangan sudah dibangun, ini akan digunakan untuk menyimpan padi dan hasil lainnya. Disitu juga sudah disertakan alat penjemur dan gilingan padinya" kata Yusuf Minggu (1/12/2024).
Di samping itu, Distanak juga telah melakukan perbaikan masalah irigasi, peralatan pertanian dan pipanisasi, yang memungkinkan aliran air mencapai lahan pertanian dengan lebih cepat.
"Alhamdulillah di tahun ini kita didukung terkait perbaikan irigasi dan ada juga alat-alat yang pertanian yang menunjang para petani untuk mengolah lahannya," ujarnya.
Kata dia, Pemkab Kukar juga telah meninjau langsung ke lapangan untuk melihat dampak karena lambatnya suplai air beberapa waktu lalu.
Yusuf berharap, semua upaya ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan bisa maksimal di desa tersebut.
"Tentu Ketahanan pangan kita di Rapak Lambur dan umumnya di Kukar bisa tercukupi karena dengan luasan tanah kami 800 hektar. Kalau itu memang produktif, mungkin bisa meningkatkan PAD desa kami juga," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mengarahkan seluruh Kepala Desa untuk memaksimalkan lahan pertanian di wilayahnya masing-masing.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf mengatakan, Pemkab Kukar telah mendukung kegiatan di desa melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak). Di Desa ini pihaknya telah membangun lumbung pangan untuk menyimpan padi dan peralatan penjemur serta gilingan padi.
"Di desa kami untuk ketahanan pangan sudah dibangun, ini akan digunakan untuk menyimpan padi dan hasil lainnya. Disitu juga sudah disertakan alat penjemur dan gilingan padinya" kata Yusuf Minggu (1/12/2024).
Di samping itu, Distanak juga telah melakukan perbaikan masalah irigasi, peralatan pertanian dan pipanisasi, yang memungkinkan aliran air mencapai lahan pertanian dengan lebih cepat.
"Alhamdulillah di tahun ini kita didukung terkait perbaikan irigasi dan ada juga alat-alat yang pertanian yang menunjang para petani untuk mengolah lahannya," ujarnya.
Kata dia, Pemkab Kukar juga telah meninjau langsung ke lapangan untuk melihat dampak karena lambatnya suplai air beberapa waktu lalu.
Yusuf berharap, semua upaya ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan bisa maksimal di desa tersebut.
"Tentu Ketahanan pangan kita di Rapak Lambur dan umumnya di Kukar bisa tercukupi karena dengan luasan tanah kami 800 hektar. Kalau itu memang produktif, mungkin bisa meningkatkan PAD desa kami juga," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)