Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan Pra-Forum Perangkat Daerah sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Kukar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan kegiatan ini merupakan rapat pendahuluan sebelum dilaksanakannya kegiatan Musrenbang tingkat kabupaten. "Forum ini jadi tahap penting untuk menyesuaikan usulan prioritas pembangunan dari desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah," katanya, Kamis (27/2/2025).
Ia menyebut setiap usulan yang disampaikan telah terintegrasi dengan sistem aplikasi E-Perencanaan, sehingga memudahkan proses analisis dan penyesuaian dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) serta strategi OPD.
"Dengan sistem ini, usulan dari tingkat bawah dapat langsung dikaji dan dipadukan dengan perencanaan OPD, supaya nanti proses perencanaan jadi lebih efektif dan transparan," sebutnya.
Melalui proses ini, kata Sunggono, pemerintah daerah dapat lebih mudah menentukan program prioritas yang akan dijalankan kedepannya.
“Dari proses ini nanti akan tergambar dengan jelas mana program-program prioritas yang diusulkan desa, kecamatan dan program yang sudah bisa langsung masuk ke OPD karena sudah sesuai dengan RPJM dan rencana strategis OPD,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan Pra-Forum Perangkat Daerah sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Kukar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan kegiatan ini merupakan rapat pendahuluan sebelum dilaksanakannya kegiatan Musrenbang tingkat kabupaten. "Forum ini jadi tahap penting untuk menyesuaikan usulan prioritas pembangunan dari desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah," katanya, Kamis (27/2/2025).
Ia menyebut setiap usulan yang disampaikan telah terintegrasi dengan sistem aplikasi E-Perencanaan, sehingga memudahkan proses analisis dan penyesuaian dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) serta strategi OPD.
"Dengan sistem ini, usulan dari tingkat bawah dapat langsung dikaji dan dipadukan dengan perencanaan OPD, supaya nanti proses perencanaan jadi lebih efektif dan transparan," sebutnya.
Melalui proses ini, kata Sunggono, pemerintah daerah dapat lebih mudah menentukan program prioritas yang akan dijalankan kedepannya.
“Dari proses ini nanti akan tergambar dengan jelas mana program-program prioritas yang diusulkan desa, kecamatan dan program yang sudah bisa langsung masuk ke OPD karena sudah sesuai dengan RPJM dan rencana strategis OPD,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)