Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Gabungkan Tradisi dan Modernitas di Octoman Fest, Ahyani: Peluang Ekonomi Bagi Masyarakat

    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ahyani Fadianur Diani membuka One Culture Together of Music, Art and Nusantara. (foto: ist)

    Tenggarong – Gelaran One Culture Together of Music, Art and Nusantara (Octoman) Fest kembali dihadirkan oleh Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menghibur warganya. Acara yang digelar pada 1-2 Desember 2024 di lapangan upacara kantor bupati itu sukses menyedot perhatian pengunjung. 

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani membuka yang even itu mengatakan telah mengundang artis ibu kota dan lokal.  Beberapa nama yang dihadirkan meliputi Budi Doremi, Alffy Rev and The True Friends, Kiki Bintang Pantura 4, dan Kapital Band.

    Selain itu, ada penampilan Tari Hudoq dari SDN 10 Tenggarong dan suguhan seni tradisional oleh seniman lokal.  Penampilan mereka di hari pertama even berhasil menciptakan harmoni antara tradisi dan modernitas, memperkuat identitas budaya Kukar sebagai pusat seni di Kalimantan Timur (Kaltim). 

    Ahyani menekankan pentingnya acara ini sebagai platform pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat melalui seni dan budaya.  Dia juga mengatakan, even ini memiliki peran strategis dalam memajukan sektor budaya dan ekonomi melalui program-program unggulan, seperti Kukar Kaya Festival (K3F), Kukar Kreatif Idaman (KKI) dan Kukar Berbudaya. 

    Program ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara sektor seni, jasa, dan UKM, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Melalui inisiatif Kukar Asia Wonders, Pemkab Kukar berkomitmen memanfaatkan kekayaan sejarah dan budaya untuk mempromosikan daerah, mendorong inovasi, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat," jelasnya.

    Dirinya berharap One Culture Together 2024 bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan menjadikan Kukar sebagai destinasi wisata budaya yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (Adv)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemkab Kukar Gabungkan Tradisi dan Modernitas di Octoman Fest, Ahyani: Peluang Ekonomi Bagi Masyarakat

    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ahyani Fadianur Diani membuka One Culture Together of Music, Art and Nusantara. (foto: ist)

    Tenggarong – Gelaran One Culture Together of Music, Art and Nusantara (Octoman) Fest kembali dihadirkan oleh Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menghibur warganya. Acara yang digelar pada 1-2 Desember 2024 di lapangan upacara kantor bupati itu sukses menyedot perhatian pengunjung. 

    Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani membuka yang even itu mengatakan telah mengundang artis ibu kota dan lokal.  Beberapa nama yang dihadirkan meliputi Budi Doremi, Alffy Rev and The True Friends, Kiki Bintang Pantura 4, dan Kapital Band.

    Selain itu, ada penampilan Tari Hudoq dari SDN 10 Tenggarong dan suguhan seni tradisional oleh seniman lokal.  Penampilan mereka di hari pertama even berhasil menciptakan harmoni antara tradisi dan modernitas, memperkuat identitas budaya Kukar sebagai pusat seni di Kalimantan Timur (Kaltim). 

    Ahyani menekankan pentingnya acara ini sebagai platform pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat melalui seni dan budaya.  Dia juga mengatakan, even ini memiliki peran strategis dalam memajukan sektor budaya dan ekonomi melalui program-program unggulan, seperti Kukar Kaya Festival (K3F), Kukar Kreatif Idaman (KKI) dan Kukar Berbudaya. 

    Program ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara sektor seni, jasa, dan UKM, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Melalui inisiatif Kukar Asia Wonders, Pemkab Kukar berkomitmen memanfaatkan kekayaan sejarah dan budaya untuk mempromosikan daerah, mendorong inovasi, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat," jelasnya.

    Dirinya berharap One Culture Together 2024 bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan menjadikan Kukar sebagai destinasi wisata budaya yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (Adv)