Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen akan memperbaiki sarana dan prasarana (Sapras) sekolah secara bertahap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor mengatakan, banyak sekolah yang membutuhkan perhatian, terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Jumlah sekolah yang banyak tidak bisa dilakukan perbaikan sekaligus, sementara anggaran yang tersedia juga harus dikelola dengan bijak agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tetapi juga aspek lainnya.
“Banyak sekolah yang saprasnya belum memadai. Karena sekolah kita jumlahnya sangat banyak, SD saja lebih dari 400 makanya kita lakukan bertahap,” kata Thauhid, Kamis (3/4/2025).
Ia menyebut, perbaikan akan dilakukan sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Selain membangun dan memperbaiki fasilitas sekolah, Sumber Daya Manusia (SDM) dari tenaga pengajar juga harus mendapat perhatian seperti pelatihan guru, bimbingan teknis (Bimtek).
Ia berharap, sekolah yang sudah ada harus tetap diperhatikan agar fasilitas dan sistem pembelajarannya terus berkembang. "Semoga pengerjaan ini sesuai harapan dan bisa menjangkau ke sekolah-sekolah di Kukar," tutupnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen akan memperbaiki sarana dan prasarana (Sapras) sekolah secara bertahap.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor mengatakan, banyak sekolah yang membutuhkan perhatian, terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Jumlah sekolah yang banyak tidak bisa dilakukan perbaikan sekaligus, sementara anggaran yang tersedia juga harus dikelola dengan bijak agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja, tetapi juga aspek lainnya.
“Banyak sekolah yang saprasnya belum memadai. Karena sekolah kita jumlahnya sangat banyak, SD saja lebih dari 400 makanya kita lakukan bertahap,” kata Thauhid, Kamis (3/4/2025).
Ia menyebut, perbaikan akan dilakukan sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran. Selain membangun dan memperbaiki fasilitas sekolah, Sumber Daya Manusia (SDM) dari tenaga pengajar juga harus mendapat perhatian seperti pelatihan guru, bimbingan teknis (Bimtek).
Ia berharap, sekolah yang sudah ada harus tetap diperhatikan agar fasilitas dan sistem pembelajarannya terus berkembang. "Semoga pengerjaan ini sesuai harapan dan bisa menjangkau ke sekolah-sekolah di Kukar," tutupnya. (Adv)
(Sf/By)