Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi jalan rusak. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerataan akses jalan dan jembatan antar desa merupakan salah satu kebutuhan di wilayah Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar).
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat mengatakan pembangunan fasilitas ini sangat penting untuk membuka akses di beberapa desa, serta memperlancar mobilitas masyarakat.
“Kalau akses jalan dan jembatan belum merata, pembangunan tak akan bergerak maksimal di tingkat desa,” kata Rakhmadi, Jumat (6/6/2025).
Dirinya menyebut arah pembangunan di Kecamatan Tabang sejauh ini telah mengikuti Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Ia menjelaskan ada sejumlah wilayah yang belum bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda enam, karena kondisi jalan dan jembatan yang masih belum memadai.
“Memang ada beberapa desa saja yang sudah bisa dijangkau, tapi belum bisa dilewati kendaraan besar. Ini menyulitkan distribusi logistik dan menghambat pembangunan serta pelayanan masyarakat,” sebutnya.
Kata dia, beberapa titik desa yang menjadi perhatian saat ini adalah jalur penghubung Desa Umaq Bekuai ke Desa Bila Talang, serta dari Umaq Tukung ke Desa Tabang Lama. Lokasi ini memerlukan pembangunan jembatan sekitar 75 meter.
Selain itu jalur Desa Sidomulyo menuju Umaq Bekuai juga masih membutuhkan jembatan sekitar 120 meter untuk membuka akses transportasi yang lebih lancar antar desa.
Rakhmadi mengungkapkan kini pihaknya telah beberapa kali berupaya mengusulkan pembangunan infrastruktur tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar.
“Kami sebenarnya berkoordinasi terus dengan pemerintah daerah. Mudah-mudahan anggaran kita cukup dan pembangunan ini bisa segera dilakukan,” ungkapnya.
Ia menilai akses jalan dan jembatan yang layak akan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah desa.
“Kalau jalan dan jembatan ini bagus, semua sektor seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, semuanya akan bergerak dan meningkat,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi jalan rusak. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerataan akses jalan dan jembatan antar desa merupakan salah satu kebutuhan di wilayah Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar).
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat mengatakan pembangunan fasilitas ini sangat penting untuk membuka akses di beberapa desa, serta memperlancar mobilitas masyarakat.
“Kalau akses jalan dan jembatan belum merata, pembangunan tak akan bergerak maksimal di tingkat desa,” kata Rakhmadi, Jumat (6/6/2025).
Dirinya menyebut arah pembangunan di Kecamatan Tabang sejauh ini telah mengikuti Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Ia menjelaskan ada sejumlah wilayah yang belum bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda enam, karena kondisi jalan dan jembatan yang masih belum memadai.
“Memang ada beberapa desa saja yang sudah bisa dijangkau, tapi belum bisa dilewati kendaraan besar. Ini menyulitkan distribusi logistik dan menghambat pembangunan serta pelayanan masyarakat,” sebutnya.
Kata dia, beberapa titik desa yang menjadi perhatian saat ini adalah jalur penghubung Desa Umaq Bekuai ke Desa Bila Talang, serta dari Umaq Tukung ke Desa Tabang Lama. Lokasi ini memerlukan pembangunan jembatan sekitar 75 meter.
Selain itu jalur Desa Sidomulyo menuju Umaq Bekuai juga masih membutuhkan jembatan sekitar 120 meter untuk membuka akses transportasi yang lebih lancar antar desa.
Rakhmadi mengungkapkan kini pihaknya telah beberapa kali berupaya mengusulkan pembangunan infrastruktur tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar.
“Kami sebenarnya berkoordinasi terus dengan pemerintah daerah. Mudah-mudahan anggaran kita cukup dan pembangunan ini bisa segera dilakukan,” ungkapnya.
Ia menilai akses jalan dan jembatan yang layak akan membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah desa.
“Kalau jalan dan jembatan ini bagus, semua sektor seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, semuanya akan bergerak dan meningkat,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)