Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemdes Segihan Tambah Unit Usaha, Bentuk Koperasi Pertama di Sebulu

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    18 Mei 2025 pukul 13:43 WITA

    Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Desa Segihan, Kutai Kartanegara (Kukar) akan menambah unit usaha baru sekaligus membentuk koperasi desa pertama di Kecamatan Sebulu.

    Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengatakan beberapa usaha seperti penyediaan sarana produksi pertanian, jasa angkutan dan penyewaan perlengkapan acara seperti tenda serta kursi nantinya akan dikelola oleh BUMDes. 

    "Selain menjual sarana pertanian, usaha ini nanti kami fokuskan juga untuk dapat membeli gabah yang dihasilkan dari para petani," kata Hendra, Minggu (18/5/2025).

    Dirinya menilai, langkah ini dapat memberikan manfaat ekonomi langsung kepada para petani.

    “Kami ingin petani tak kesulitan lagi menjual hasil panennya sehingga mereka mendapatkan penghasilan yang layak," ucapnya. 

    Hendra menjelaskan, pada 2018 lalu BUMDes Segihan telah mendapatkan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Kemudian, pihaknya juga menggunakan bantuan dana Rp50 juta dari Kementerian Desa (Kemendes) yang telah dipakai untuk mengembangkan unit jasa penyewaan.

    Saat itu, unit penyewaan perlengkapan menjadi salah satu sumber pendapatan utama BUMDes. “Kami ingin BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujarnya. 

    Ia mengaku, Desa Segihan akan membentuk koperasi Koperasi Merah Putih, yang nantinya jadi koperasi desa pertama di Sebulu. “Koperasi ini dibentuk berdasarkan arahan dari Kementerian dan Dinas Koperasi. Kami ingin koperasi ini bisa jadi pilar ekonomi desa yang kuat,” sebutnya. 

    Kata dia, koperasi ini dirancang agar bisa berjalan beriringan dengan BUMDes untuk mendukung ekonomi di desa.

    “Harapannya keduanya bisa bekerja sama dalam pengelolaan ekonomi, termasuk pengolahan hasil pertanian, pengadaan barang dan jasa, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Sebulu,” harapnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pemdes Segihan Tambah Unit Usaha, Bentuk Koperasi Pertama di Sebulu

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    18 Mei 2025 pukul 13:43 WITA

    Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Desa Segihan, Kutai Kartanegara (Kukar) akan menambah unit usaha baru sekaligus membentuk koperasi desa pertama di Kecamatan Sebulu.

    Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengatakan beberapa usaha seperti penyediaan sarana produksi pertanian, jasa angkutan dan penyewaan perlengkapan acara seperti tenda serta kursi nantinya akan dikelola oleh BUMDes. 

    "Selain menjual sarana pertanian, usaha ini nanti kami fokuskan juga untuk dapat membeli gabah yang dihasilkan dari para petani," kata Hendra, Minggu (18/5/2025).

    Dirinya menilai, langkah ini dapat memberikan manfaat ekonomi langsung kepada para petani.

    “Kami ingin petani tak kesulitan lagi menjual hasil panennya sehingga mereka mendapatkan penghasilan yang layak," ucapnya. 

    Hendra menjelaskan, pada 2018 lalu BUMDes Segihan telah mendapatkan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Kemudian, pihaknya juga menggunakan bantuan dana Rp50 juta dari Kementerian Desa (Kemendes) yang telah dipakai untuk mengembangkan unit jasa penyewaan.

    Saat itu, unit penyewaan perlengkapan menjadi salah satu sumber pendapatan utama BUMDes. “Kami ingin BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujarnya. 

    Ia mengaku, Desa Segihan akan membentuk koperasi Koperasi Merah Putih, yang nantinya jadi koperasi desa pertama di Sebulu. “Koperasi ini dibentuk berdasarkan arahan dari Kementerian dan Dinas Koperasi. Kami ingin koperasi ini bisa jadi pilar ekonomi desa yang kuat,” sebutnya. 

    Kata dia, koperasi ini dirancang agar bisa berjalan beriringan dengan BUMDes untuk mendukung ekonomi di desa.

    “Harapannya keduanya bisa bekerja sama dalam pengelolaan ekonomi, termasuk pengolahan hasil pertanian, pengadaan barang dan jasa, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Sebulu,” harapnya. (Adv)

    (Sf/Rs)