Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto. (Foto: Lilik Hendrawanto)
Tenggarong - Program Desa Ramah Anak (Drama) menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun, Kukar.
Fokus pada program tersebut adalah pengembangan pendidikan bagi anak-anak. Tujuannya ialah untuk memberikan jaminan pendidikan yang layak.
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto mengatakan, masyarakat begitu antusias dengan adanya program tersebut. "Program ini tentunya melibatkan banyak pihak dan juga didukung penuh oleh masyarakat," kata Lilik, Senin (18/3/2024).
Ia menjelaskan pada 2024, Pemdes Kota Bangun III berencana akan membuat ruang taman bermain anak yang nantinya anak-anak tersebut akan diajak bermain sambil belajar dengan lingkungan sekitar.
"Jadi dengan rencana itu kita tetap edukasi. Selain bermain mereka juga bisa belajar," ucapnya.
Ia menyebutkan, hal itu penting dilakukan, sebab naluri anak-anak ialah bermain.
Rencana tersebut juga harus difasilitasi dengan baik agar apa yang dilakukan anak-anak menjadi terarah ke hal positif.
"Pada prinsipnya kita paham kebutuhan dasar anak-anak adalah bermain. Jadi kita lakukan kegiatan permainan yang ada nilai edukasinya," pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto. (Foto: Lilik Hendrawanto)
Tenggarong - Program Desa Ramah Anak (Drama) menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun, Kukar.
Fokus pada program tersebut adalah pengembangan pendidikan bagi anak-anak. Tujuannya ialah untuk memberikan jaminan pendidikan yang layak.
Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto mengatakan, masyarakat begitu antusias dengan adanya program tersebut. "Program ini tentunya melibatkan banyak pihak dan juga didukung penuh oleh masyarakat," kata Lilik, Senin (18/3/2024).
Ia menjelaskan pada 2024, Pemdes Kota Bangun III berencana akan membuat ruang taman bermain anak yang nantinya anak-anak tersebut akan diajak bermain sambil belajar dengan lingkungan sekitar.
"Jadi dengan rencana itu kita tetap edukasi. Selain bermain mereka juga bisa belajar," ucapnya.
Ia menyebutkan, hal itu penting dilakukan, sebab naluri anak-anak ialah bermain.
Rencana tersebut juga harus difasilitasi dengan baik agar apa yang dilakukan anak-anak menjadi terarah ke hal positif.
"Pada prinsipnya kita paham kebutuhan dasar anak-anak adalah bermain. Jadi kita lakukan kegiatan permainan yang ada nilai edukasinya," pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)