Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pembangunan TPI di Sungai Meriam Sudah 90 Persen

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Juli 2024 pukul 15:18 WITA

    Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Kecamatan Anggana, Kukar. (Foto:Norjali)

    Tenggarong - Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencapai 90 persen.

    Kepala Desa (Kades) Sungai Mariam, Norjali mengatakan hadirnya TPI ini untuk membantu sekaligus menujang kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan di Desa Meriam.

    "Kita juga akan maksimalkan untuk BUMdesnya supaya ada pemasukan juga untuk desa," kata Norjali Jumat (5/7/2024).

    Selain itu, Pemdes Sungai Meriam juga akan memperbaiki 30 jalan di desa, seperti gang-gang yang telah diukur untuk di semenisasi.

    Ia menyebut program pembangunan infrastruktur tersebut merupakan usulan dari masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang.

    "Mereka minta buatkan jalan itu agar akesenya cepat, karena memang profesi mereka disini kebanyakan nelayan, jadi akses jalan itu penting juga untuk mereka berjualan," sebutnya.

    Pembangunan TPI dan infrastruktur jalan di desa Sungai Meriam akan segera rampung pada 2024 ini. "Kita harap penyelesaian pembanguna TPI dan jalan gang itu tidak ada hambatan. Kami juga ingin ekonomi masyarakat disini naik," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pembangunan TPI di Sungai Meriam Sudah 90 Persen

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Juli 2024 pukul 15:18 WITA

    Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Kecamatan Anggana, Kukar. (Foto:Norjali)

    Tenggarong - Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencapai 90 persen.

    Kepala Desa (Kades) Sungai Mariam, Norjali mengatakan hadirnya TPI ini untuk membantu sekaligus menujang kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan di Desa Meriam.

    "Kita juga akan maksimalkan untuk BUMdesnya supaya ada pemasukan juga untuk desa," kata Norjali Jumat (5/7/2024).

    Selain itu, Pemdes Sungai Meriam juga akan memperbaiki 30 jalan di desa, seperti gang-gang yang telah diukur untuk di semenisasi.

    Ia menyebut program pembangunan infrastruktur tersebut merupakan usulan dari masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang.

    "Mereka minta buatkan jalan itu agar akesenya cepat, karena memang profesi mereka disini kebanyakan nelayan, jadi akses jalan itu penting juga untuk mereka berjualan," sebutnya.

    Pembangunan TPI dan infrastruktur jalan di desa Sungai Meriam akan segera rampung pada 2024 ini. "Kita harap penyelesaian pembanguna TPI dan jalan gang itu tidak ada hambatan. Kami juga ingin ekonomi masyarakat disini naik," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)