Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah. (Foto: Sayid Fathullah).
Tenggarong - Pembangunan pabrik rumput laut di Kecamatan Muara Badak telah berjalan 100 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2024.
"Selain pabrik kami juga akan selesaikan pembangunan musala, semenisasi jalan, pagar dan lainnya. Kalau bangunan utama pabrik telah 100 persen, tinggal melengkapi yang lainnya," kata Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah Minggu (24/3/2024).
Sayid Fathullah menyebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembangunan pabrik tersebut termasuk pembanguan fasilitas lainnya.
Kata dia, Kecamatan Muara Badak memiliki potensi yang luar biasa, dengan dibuatkannya pabrik ini merupakan peluang besar bagi pembudidaya rumput laut. Agar harga jual nilainya bisa bertambah.
Pembangunan pabrik tersebut sebagai upaya memperkuat serta meningkatkan perekonomian masyarakat Muara Badak yang merupakan wilayah pesisir Kukar.
Dirinya memastikan, awal tahun 2025 pabrik tersebut bisa dioperasikan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian para petani rumput laut dan menyerap angka pengangguran.
"Harapannya, dengan adanya pabrik tersebut para petani rumput laut makin sejahtera dan dapat menyerap angka pengangguran di wilayah itu. Target kita Desember 2024 seluruh komponen intinya dan pendukungnya sudah selesai semua," pungkasnya.
(Adv/Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah. (Foto: Sayid Fathullah).
Tenggarong - Pembangunan pabrik rumput laut di Kecamatan Muara Badak telah berjalan 100 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2024.
"Selain pabrik kami juga akan selesaikan pembangunan musala, semenisasi jalan, pagar dan lainnya. Kalau bangunan utama pabrik telah 100 persen, tinggal melengkapi yang lainnya," kata Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah Minggu (24/3/2024).
Sayid Fathullah menyebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembangunan pabrik tersebut termasuk pembanguan fasilitas lainnya.
Kata dia, Kecamatan Muara Badak memiliki potensi yang luar biasa, dengan dibuatkannya pabrik ini merupakan peluang besar bagi pembudidaya rumput laut. Agar harga jual nilainya bisa bertambah.
Pembangunan pabrik tersebut sebagai upaya memperkuat serta meningkatkan perekonomian masyarakat Muara Badak yang merupakan wilayah pesisir Kukar.
Dirinya memastikan, awal tahun 2025 pabrik tersebut bisa dioperasikan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian para petani rumput laut dan menyerap angka pengangguran.
"Harapannya, dengan adanya pabrik tersebut para petani rumput laut makin sejahtera dan dapat menyerap angka pengangguran di wilayah itu. Target kita Desember 2024 seluruh komponen intinya dan pendukungnya sudah selesai semua," pungkasnya.
(Adv/Sf/By)