Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Meriahnya Festival Taman Pintar di Kukar, Ada Bedah Buku Hingga Penampilan Icha Jikustik

    Redaktur:Marully Z
    07 Desember 2024 pukul 20:10 WITA

    Salah satu rangkaian kegiatan Festival Taman Pintar. (foto: Diarpus Kukar)

    Tenggarong - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Festival Taman Pintar menjadi ajang festival literasi yang pertama kali dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim)

    Kepala Diarpus Kukar Aji Lina Rodiah didampingi Sekretaris Aji Yuli Midriani mengatakan, penyelenggaraan ini merupakan impelementasi dan arahan dari program nasional, yakni pengembangan literasi dibalut dengan kegiatan festival.

    Festival Taman Pintar yang dipusatkan di Taman Pintar, Tenggarong ini berlangsug selama dua hari dengan konsep outdoor dan sebagai ajang upaya bersama memasyarakatkan gerakan literasi dengan sajian festival yang menyenangkan. Adapun rangkaian acara dimulai sejak sore setelah shalat Ashar dengan diskusi bedah buku dan sastra bersama Sukardi Wahyudi yang merupakan sastrawan, juga jurnalis yang tentunya penggiat literasi asal Kota Tepian Samarinda. Kemudian malamnya dibuka resmi oleh Kepala Diarpus Kukar dan dilanjutkan dengan pertunjukan musik etnik dengan tema ‘Spirit of Literation’ dari Nawasena.

    Semakin malam semakin seru dengan dilakukannya talkshow yang dibagi menjadi 3 bagian. talkshow bagian pertama bertemakan ‘Peran Literasi dalam Menyuarakan Kebudayaan Modern’. Talkshow bagian kedua bertemakan ‘Literasi dalam Menghadapi Tantangan Seni di Era Digital’. Talkshow bagian ketiga bertemakan ‘Budaya adalah Literasi dan Literasi adalah Budaya’. Disela-sela kegiatan talkshow ini pengunjung yang hadir menikmati Festival Taman Pintar secara gratis ini dihibur dengan pertunjukan music etnik.

    “Harapannya lebih memasyarakatkan literasi, jadi anak-anak muda itu berkembang tidak kaku, bertujuan juga bisa secara luas membuka bahwa perpustakaan itu bukan hanya untuk tempat membaca buku namun untuk luas,” tegasnya.

    Untuk hari kedua dilanjutkan dengan diskusi dengan tema ‘Literasi Modern’ selanjutnya penampilan pertunjukan musik opening Lagu Indonesia Pusaka, Opening Musik, medley : mulawarman, Ulap Doyo, Museum Mulawarman. Kemudian dilanjutkan seni pertunjukan Begenjoh, Adat Kutai, Tarsul Medley Duduk Sorangan, Rindu Lukisan, Zamrud Khatulistiwa, Pulang, Anak Bumi dan Bejepanan. Di hari kedua ini ada penampilan spesial dari Olah Gubang, Icha Jikustik dan Akbar Haka & Group.(adv)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Meriahnya Festival Taman Pintar di Kukar, Ada Bedah Buku Hingga Penampilan Icha Jikustik

    Redaktur:Marully Z
    07 Desember 2024 pukul 20:10 WITA

    Salah satu rangkaian kegiatan Festival Taman Pintar. (foto: Diarpus Kukar)

    Tenggarong - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Festival Taman Pintar menjadi ajang festival literasi yang pertama kali dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim)

    Kepala Diarpus Kukar Aji Lina Rodiah didampingi Sekretaris Aji Yuli Midriani mengatakan, penyelenggaraan ini merupakan impelementasi dan arahan dari program nasional, yakni pengembangan literasi dibalut dengan kegiatan festival.

    Festival Taman Pintar yang dipusatkan di Taman Pintar, Tenggarong ini berlangsug selama dua hari dengan konsep outdoor dan sebagai ajang upaya bersama memasyarakatkan gerakan literasi dengan sajian festival yang menyenangkan. Adapun rangkaian acara dimulai sejak sore setelah shalat Ashar dengan diskusi bedah buku dan sastra bersama Sukardi Wahyudi yang merupakan sastrawan, juga jurnalis yang tentunya penggiat literasi asal Kota Tepian Samarinda. Kemudian malamnya dibuka resmi oleh Kepala Diarpus Kukar dan dilanjutkan dengan pertunjukan musik etnik dengan tema ‘Spirit of Literation’ dari Nawasena.

    Semakin malam semakin seru dengan dilakukannya talkshow yang dibagi menjadi 3 bagian. talkshow bagian pertama bertemakan ‘Peran Literasi dalam Menyuarakan Kebudayaan Modern’. Talkshow bagian kedua bertemakan ‘Literasi dalam Menghadapi Tantangan Seni di Era Digital’. Talkshow bagian ketiga bertemakan ‘Budaya adalah Literasi dan Literasi adalah Budaya’. Disela-sela kegiatan talkshow ini pengunjung yang hadir menikmati Festival Taman Pintar secara gratis ini dihibur dengan pertunjukan music etnik.

    “Harapannya lebih memasyarakatkan literasi, jadi anak-anak muda itu berkembang tidak kaku, bertujuan juga bisa secara luas membuka bahwa perpustakaan itu bukan hanya untuk tempat membaca buku namun untuk luas,” tegasnya.

    Untuk hari kedua dilanjutkan dengan diskusi dengan tema ‘Literasi Modern’ selanjutnya penampilan pertunjukan musik opening Lagu Indonesia Pusaka, Opening Musik, medley : mulawarman, Ulap Doyo, Museum Mulawarman. Kemudian dilanjutkan seni pertunjukan Begenjoh, Adat Kutai, Tarsul Medley Duduk Sorangan, Rindu Lukisan, Zamrud Khatulistiwa, Pulang, Anak Bumi dan Bejepanan. Di hari kedua ini ada penampilan spesial dari Olah Gubang, Icha Jikustik dan Akbar Haka & Group.(adv)