Seputar Fakta
    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Lepas 2.000 Atlet Ikut Lima Ajang Olahraga Kaltim, Bupati Kukar Siapkan Bonus Bagi Juara

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    31 Oktober 2026 pukul 08:51 WITA

    Momen pelepasan 2.000 atlet yang akan bertanding di lima ajang olahraga tingkat Kaltim (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekitar 2.000 atlet dan pendamping resmi dilepas oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri untuk mengikuti lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlangsung sepanjang November 2026.

    Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026) malam. 

    Lima ajang yang akan diikuti yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026.

    Aulia menyampaikan optimisme terhadap kesiapan seluruh kontingen. Menurutnya, persiapan yang dilakukan selama ini telah berjalan cukup matang, termasuk kesiapan atlet yang sebelumnya dipantau secara langsung.

    "Kami berharap dengan persiapan yang telah dilakukan oleh teman-teman atlet Kukar yang sudah kami lihat secara langsung, semuanya sudah sangat matang. Kami yakin dan percaya Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang telah saya sebutkan tadi," ujar Aulia.

    Selain menargetkan prestasi, Aulia juga memastikan Pemkab Kukar tetap berkomitmen memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali. 

    Ia menegaskan kondisi keuangan daerah maupun kebijakan efisiensi tidak akan menghilangkan perhatian pemerintah terhadap penghargaan bagi atlet berprestasi.

    Menurutnya, besaran bonus yang diberikan minimal akan mengacu pada nominal periode sebelumnya. 

    Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang untuk menyamakan nilai bonus apabila terdapat daerah lain yang memberikan penghargaan lebih tinggi.

    "Sebagai gambaran, pada Porprov sebelumnya bonus untuk peraih medali emas sebesar Rp50 juta. Nantinya, hal ini akan kita diskusikan bersama para ketua organisasi olahraga,” terang Aulia.

    “Yang pasti, kami menginginkan agar persoalan bonus tidak menjadi penghalang bagi atlet-atlet kita untuk berprestasi," timpalnya.

    Ia juga meminta agar kabar mengenai kemungkinan bonus dipangkas, terlambat disalurkan atau bahkan tidak diberikan tidak menjadi kekhawatiran bagi para atlet. 

    Kata dia, pemerintah daerah ingin seluruh kontingen dapat fokus menghadapi pertandingan tanpa terbebani persoalan penghargaan.

    “Kami pastikan bonus untuk para atlet tidak akan terpotong atau terpengaruh oleh isu efisiensi maupun keterlambatan pembayaran dan penyaluran anggaran. Kami pastikan bonus atlet tetap menjadi prioritas," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Lepas 2.000 Atlet Ikut Lima Ajang Olahraga Kaltim, Bupati Kukar Siapkan Bonus Bagi Juara

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    31 Oktober 2026 pukul 08:51 WITA

    Momen pelepasan 2.000 atlet yang akan bertanding di lima ajang olahraga tingkat Kaltim (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekitar 2.000 atlet dan pendamping resmi dilepas oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri untuk mengikuti lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlangsung sepanjang November 2026.

    Pelepasan kontingen tersebut berlangsung di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026) malam. 

    Lima ajang yang akan diikuti yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII, Porprov IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V, Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) II serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2026.

    Aulia menyampaikan optimisme terhadap kesiapan seluruh kontingen. Menurutnya, persiapan yang dilakukan selama ini telah berjalan cukup matang, termasuk kesiapan atlet yang sebelumnya dipantau secara langsung.

    "Kami berharap dengan persiapan yang telah dilakukan oleh teman-teman atlet Kukar yang sudah kami lihat secara langsung, semuanya sudah sangat matang. Kami yakin dan percaya Kukar bisa menjadi juara umum di seluruh ajang yang telah saya sebutkan tadi," ujar Aulia.

    Selain menargetkan prestasi, Aulia juga memastikan Pemkab Kukar tetap berkomitmen memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali. 

    Ia menegaskan kondisi keuangan daerah maupun kebijakan efisiensi tidak akan menghilangkan perhatian pemerintah terhadap penghargaan bagi atlet berprestasi.

    Menurutnya, besaran bonus yang diberikan minimal akan mengacu pada nominal periode sebelumnya. 

    Bahkan, pemerintah daerah membuka peluang untuk menyamakan nilai bonus apabila terdapat daerah lain yang memberikan penghargaan lebih tinggi.

    "Sebagai gambaran, pada Porprov sebelumnya bonus untuk peraih medali emas sebesar Rp50 juta. Nantinya, hal ini akan kita diskusikan bersama para ketua organisasi olahraga,” terang Aulia.

    “Yang pasti, kami menginginkan agar persoalan bonus tidak menjadi penghalang bagi atlet-atlet kita untuk berprestasi," timpalnya.

    Ia juga meminta agar kabar mengenai kemungkinan bonus dipangkas, terlambat disalurkan atau bahkan tidak diberikan tidak menjadi kekhawatiran bagi para atlet. 

    Kata dia, pemerintah daerah ingin seluruh kontingen dapat fokus menghadapi pertandingan tanpa terbebani persoalan penghargaan.

    “Kami pastikan bonus untuk para atlet tidak akan terpotong atau terpengaruh oleh isu efisiensi maupun keterlambatan pembayaran dan penyaluran anggaran. Kami pastikan bonus atlet tetap menjadi prioritas," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)