Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo, Pemkab Kukar Perkuat Ekosistem UMKM

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 12:02 WITA

    Pemkab Kukar saat melaunching Aplikasi KukarGo dan Arbizz Space di kawasan Pujasera Tenggarong (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemkab Kukar resmi melaunching Arbizz Space sekaligus aplikasi KukarGo di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) malam.

    Dua program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), baik melalui penyediaan ruang usaha maupun pemanfaatan platform digital.

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan Arbizz Space dipersembahkan untuk pelaku UMKM di Kukar. Sebanyak 58 tenant yang disiapkan di kawasan tersebut telah terisi seluruhnya.

    “Alhamdulillah, tenant yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenan sudah penuh semua,” ujar Aulia.

    Menurutnya, pelaku usaha yang mengisi Arbizz Space tidak hanya berasal dari Tenggarong. Sejumlah UMKM dari kecamatan lain di Kukar juga turut berjualan di kawasan tersebut, salah satunya dari Kecamatan Kembang Janggut.

    Ia berharap Arbizz Space dapat terus ramai setiap sore hingga malam hari, sehingga memberikan dampak langsung terhadap pendapatan pelaku UMKM.

    “Kita harapkan suasana ramainya Arbizz Space ini bisa kita jaga di setiap malamnya atau di setiap sorenya, sehingga ini akan meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kukar,” terangnya.

    Lebih dari sekadar pusat kuliner dan tempat berjualan, Pemkab Kukar ingin Arbizz Space berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang menggabungkan unsur rekreasi, budaya dan bisnis.

    “Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kukar untuk kegiatan rekreasi, budaya dan bisnis,” ungkapnya.

    Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Kukar juga berencana menghadirkan berbagai pertunjukan di panggung Arbizz Space, termasuk tari-tarian dan kegiatan budaya lainnya.

    Aulia menerangkan KukarGo diluncurkan sebagai platform digital milik Pemkab Kukar yang ditujukan untuk menghubungkan pelaku usaha dengan konsumen.

    Platform tersebut juga memiliki keunggulan karena tidak membebankan potongan transaksi kepada penjual.

    “Yang pasti KukarGo ini gratis. Tidak ada potongan kepada para penjual,” tegasnya.

    Aulia menilai pelaku usaha selama ini masih banyak mengandalkan WhatsApp sebagai sarana menghubungkan penjual dan pembeli. 

    Karena itu, Pemkab Kukar ingin memiliki platform sendiri yang dapat dikembangkan secara bertahap. Ke depan, pemerintah daerah juga berencana menyempurnakan KukarGo, termasuk menyiapkan sistem pembayaran yang terintegrasi.

    Ia berharap Bankaltimtara dapat ikut berkolaborasi dalam pengembangan sistem pembayaran tersebut.

    “Tadi kami sudah menyampaikan kepada Bankaltimtara, semoga Bankaltimtara bisa bekerja sama dengan kami untuk mengembangkan payment untuk KukarGo ini sendiri,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Launching Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo, Pemkab Kukar Perkuat Ekosistem UMKM

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    04 Oktober 2026 pukul 12:02 WITA

    Pemkab Kukar saat melaunching Aplikasi KukarGo dan Arbizz Space di kawasan Pujasera Tenggarong (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemkab Kukar resmi melaunching Arbizz Space sekaligus aplikasi KukarGo di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) malam.

    Dua program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), baik melalui penyediaan ruang usaha maupun pemanfaatan platform digital.

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan Arbizz Space dipersembahkan untuk pelaku UMKM di Kukar. Sebanyak 58 tenant yang disiapkan di kawasan tersebut telah terisi seluruhnya.

    “Alhamdulillah, tenant yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenan sudah penuh semua,” ujar Aulia.

    Menurutnya, pelaku usaha yang mengisi Arbizz Space tidak hanya berasal dari Tenggarong. Sejumlah UMKM dari kecamatan lain di Kukar juga turut berjualan di kawasan tersebut, salah satunya dari Kecamatan Kembang Janggut.

    Ia berharap Arbizz Space dapat terus ramai setiap sore hingga malam hari, sehingga memberikan dampak langsung terhadap pendapatan pelaku UMKM.

    “Kita harapkan suasana ramainya Arbizz Space ini bisa kita jaga di setiap malamnya atau di setiap sorenya, sehingga ini akan meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kukar,” terangnya.

    Lebih dari sekadar pusat kuliner dan tempat berjualan, Pemkab Kukar ingin Arbizz Space berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang menggabungkan unsur rekreasi, budaya dan bisnis.

    “Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kukar untuk kegiatan rekreasi, budaya dan bisnis,” ungkapnya.

    Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Kukar juga berencana menghadirkan berbagai pertunjukan di panggung Arbizz Space, termasuk tari-tarian dan kegiatan budaya lainnya.

    Aulia menerangkan KukarGo diluncurkan sebagai platform digital milik Pemkab Kukar yang ditujukan untuk menghubungkan pelaku usaha dengan konsumen.

    Platform tersebut juga memiliki keunggulan karena tidak membebankan potongan transaksi kepada penjual.

    “Yang pasti KukarGo ini gratis. Tidak ada potongan kepada para penjual,” tegasnya.

    Aulia menilai pelaku usaha selama ini masih banyak mengandalkan WhatsApp sebagai sarana menghubungkan penjual dan pembeli. 

    Karena itu, Pemkab Kukar ingin memiliki platform sendiri yang dapat dikembangkan secara bertahap. Ke depan, pemerintah daerah juga berencana menyempurnakan KukarGo, termasuk menyiapkan sistem pembayaran yang terintegrasi.

    Ia berharap Bankaltimtara dapat ikut berkolaborasi dalam pengembangan sistem pembayaran tersebut.

    “Tadi kami sudah menyampaikan kepada Bankaltimtara, semoga Bankaltimtara bisa bekerja sama dengan kami untuk mengembangkan payment untuk KukarGo ini sendiri,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)