Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kukar Dikepung Asap Karhutla, Bupati Aulia Ancam Tindak Penimbun dan Penggemuk Harga Masker

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 September 2026 pukul 16:17 WITA

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan pemerintah daerah tidak akan segan menindak pihak-pihak yang sengaja menimbun, serta mematok harga mahal masker di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kukar.

    Pernyataan tersebut disampaikannya menyusul meningkatnya kebutuhan masker masyarakat akibat kualitas udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Ia meminta sejumlah pihak, khususnya pedagang tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari keuntungan lebih, apalagi mengingat masker menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk mengurangi paparan asap.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pihak, terutama yang memiliki akses masker untuk menjual di harga wajar,” ujar Aulia, Jumat (18/9/2026).

    “Kami dari pemerintah daerah akan melakukan penindakan tegas apabila ada pihak-pihak yang berupaya untuk menimbun masker dan menjualnya di luar batas normal,” tambahnya.

    Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga masker di pasaran agar masyarakat tetap dapat memperoleh masker dengan harga yang wajar di tengah kondisi kabut asap.

    Aulia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker saat hendak beraktivitas di luar ruangan.

    Ia menilai penggunaan masker sangat penting untuk menghindari gangguan kesehatan, salah satunya adalah infeksi pernapasan saluran akut yang pengidapnya akan mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan hingga sesak napas.

    “Kita berharap semoga musibah ini cepat berlalu dan kualitas udara kita kembali normal lagi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kukar Dikepung Asap Karhutla, Bupati Aulia Ancam Tindak Penimbun dan Penggemuk Harga Masker

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 September 2026 pukul 16:17 WITA

    Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menegaskan pemerintah daerah tidak akan segan menindak pihak-pihak yang sengaja menimbun, serta mematok harga mahal masker di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kukar.

    Pernyataan tersebut disampaikannya menyusul meningkatnya kebutuhan masker masyarakat akibat kualitas udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Ia meminta sejumlah pihak, khususnya pedagang tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari keuntungan lebih, apalagi mengingat masker menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk mengurangi paparan asap.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pihak, terutama yang memiliki akses masker untuk menjual di harga wajar,” ujar Aulia, Jumat (18/9/2026).

    “Kami dari pemerintah daerah akan melakukan penindakan tegas apabila ada pihak-pihak yang berupaya untuk menimbun masker dan menjualnya di luar batas normal,” tambahnya.

    Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan harga masker di pasaran agar masyarakat tetap dapat memperoleh masker dengan harga yang wajar di tengah kondisi kabut asap.

    Aulia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker saat hendak beraktivitas di luar ruangan.

    Ia menilai penggunaan masker sangat penting untuk menghindari gangguan kesehatan, salah satunya adalah infeksi pernapasan saluran akut yang pengidapnya akan mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan hingga sesak napas.

    “Kita berharap semoga musibah ini cepat berlalu dan kualitas udara kita kembali normal lagi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)