Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Implementasi nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi pemuda harus tetap dilakukan guna memperkuat pencegahan radikalisme.
Kini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gencar menyosialisasikan pembinaan kepada murid SD dan pelajar SMP. Ini merupakan strategi membentuk karakter kebangsaan sejak usia dini.
"Melalui program pembinaan karakter, kami aktif mendatangi sekolah-sekolah di Kukar untuk menanamkan nilai saling menghargai, semangat berbagi, serta hidup dalam harmoni dan toleransi," kata Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, Senin (14/4/2025).
Ia menyebut, pengenalan nilai-nilai Pancasila harus tetap dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang kebangsaan.
“Anak-anak di Kukar harus tumbuh jadi pribadi yang inklusif. Mereka perlu memahami Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi nilai yang harus diwujudkan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi itu, pihaknya mengajak siswa untuk berdiskusi. Pendekatan ini dimaksudkan agar nilai-nilai gotong royong, saling menghormati dan tolong-menolong lebih mudah diterima dan diterapkan oleh peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya membangun toleransi di tengah keberagaman. Lingkungan sekolah dinilai menjadi tempat strategis untuk menanamkan semangat persatuan, karena memiliki latar belakang yang berbeda-beda dari segi budaya, agama dan status sosial.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauhi atau merendahkan satu dan lainnya. Dari perbedaan itu kita dapat belajar memahami dan saling menghargai,” sebutnya.
Kesbangpol Kukar juga mendorong para guru untuk menjadi panutan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di sekolah.
"Kami harap dengan upaya ini generasi penerus di Kukar bisa tumbuh jadi pribadi yang cinta tanah air, menjunjung tinggi nilai persatuan, siap jadi agen perubahan di masa yang akan datang,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Ilustrasi. (Freepik)
Tenggarong - Implementasi nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi pemuda harus tetap dilakukan guna memperkuat pencegahan radikalisme.
Kini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gencar menyosialisasikan pembinaan kepada murid SD dan pelajar SMP. Ini merupakan strategi membentuk karakter kebangsaan sejak usia dini.
"Melalui program pembinaan karakter, kami aktif mendatangi sekolah-sekolah di Kukar untuk menanamkan nilai saling menghargai, semangat berbagi, serta hidup dalam harmoni dan toleransi," kata Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, Senin (14/4/2025).
Ia menyebut, pengenalan nilai-nilai Pancasila harus tetap dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang kebangsaan.
“Anak-anak di Kukar harus tumbuh jadi pribadi yang inklusif. Mereka perlu memahami Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi nilai yang harus diwujudkan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi itu, pihaknya mengajak siswa untuk berdiskusi. Pendekatan ini dimaksudkan agar nilai-nilai gotong royong, saling menghormati dan tolong-menolong lebih mudah diterima dan diterapkan oleh peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya membangun toleransi di tengah keberagaman. Lingkungan sekolah dinilai menjadi tempat strategis untuk menanamkan semangat persatuan, karena memiliki latar belakang yang berbeda-beda dari segi budaya, agama dan status sosial.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauhi atau merendahkan satu dan lainnya. Dari perbedaan itu kita dapat belajar memahami dan saling menghargai,” sebutnya.
Kesbangpol Kukar juga mendorong para guru untuk menjadi panutan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di sekolah.
"Kami harap dengan upaya ini generasi penerus di Kukar bisa tumbuh jadi pribadi yang cinta tanah air, menjunjung tinggi nilai persatuan, siap jadi agen perubahan di masa yang akan datang,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)