Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kantor Camat Kembang Janggut, Kukar. (Facebook)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut mengusulkan Pembangunan rumah sakit sebagai prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026.
Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono mengatakan telah berkoordinasi dengan desa dan menerima hibah tanah seluas 5 Hektare (Ha) dari masyarakat untuk lokasi pembangunan rumah sakit tersebut.
"Kami libatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk survei dan mengkaji kelayakan proyek ini. Kemudian Dinas Kesehatan (Dinkes) juga kita libatkan setelah proses survei selesai nanti," kata Suhartono, Kamis (20/3/2025).
Ia menilai pembangunan rumah sakit sangat penting karena letak geografis kecamatan tersebut berada di antara dua kecamatan lainnya, yakni Kenohan dan Tabang.
“Kalau kita bangun rumah sakit di sini, tentu fungsinya bukan cuma melayani warga Kembang Janggut saja, tetapi juga akan menjadi penyangga bagi daerah hulu," ujarnya.
Ia mengungkapkan Kecamatan Kembang Janggut kini hanya memiliki satu puskesmas dan 10 Puskesmas Pembantu (Pusban) yang melayani 11 desa.
Suhartono optimis pembangunan rumah sakit ini bisa segera terwujud. “Kami akan terus memperjuangkan agar rumah sakit ini dapat dibangun. Untuk eksekusinya nanti kit Serahkan ke Pemkab saja, apakah dilakukan secara bertahap atau langsung,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kantor Camat Kembang Janggut, Kukar. (Facebook)
Tenggarong - Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut mengusulkan Pembangunan rumah sakit sebagai prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026.
Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono mengatakan telah berkoordinasi dengan desa dan menerima hibah tanah seluas 5 Hektare (Ha) dari masyarakat untuk lokasi pembangunan rumah sakit tersebut.
"Kami libatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk survei dan mengkaji kelayakan proyek ini. Kemudian Dinas Kesehatan (Dinkes) juga kita libatkan setelah proses survei selesai nanti," kata Suhartono, Kamis (20/3/2025).
Ia menilai pembangunan rumah sakit sangat penting karena letak geografis kecamatan tersebut berada di antara dua kecamatan lainnya, yakni Kenohan dan Tabang.
“Kalau kita bangun rumah sakit di sini, tentu fungsinya bukan cuma melayani warga Kembang Janggut saja, tetapi juga akan menjadi penyangga bagi daerah hulu," ujarnya.
Ia mengungkapkan Kecamatan Kembang Janggut kini hanya memiliki satu puskesmas dan 10 Puskesmas Pembantu (Pusban) yang melayani 11 desa.
Suhartono optimis pembangunan rumah sakit ini bisa segera terwujud. “Kami akan terus memperjuangkan agar rumah sakit ini dapat dibangun. Untuk eksekusinya nanti kit Serahkan ke Pemkab saja, apakah dilakukan secara bertahap atau langsung,” tutupnya. (Adv)
(Sf/By)