Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Melayu Segera Miliki Fasilitas Bank Sampah Permanen, Pengerjaan Sudah 80 Persen

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    06 Desember 2024 pukul 18:56 WITA

    Bank sampah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputrfakta.com)

    Tenggarong - Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong akan segera memiliki fasilitas permanen Bank Sampah.

    Pembangunan gedung baru yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) dan progresnya telah mencapai 80 persen. 

    "Untuk lokasi ada area eks Rumah Sakit Perkesit Lama, kami rasa lokasinya bagus untuk jadi pusat pengelolaan sampah anorganik," kata Lurah Melayu, Aditiya Jumat (6/12/2024).

    Ia mengaku sejak 2017 lalu, kelurahan Melayu tidak memiliki bangunan permanen. Sementara, kegiatan operasional masih menggunakan rumah dinas TNI yang dipinjamkan di depan kantor kelurahan.

    “Sejak 2017, kami belum punya bangunan tetap. Itu pun hanya meminjam rumah dinas tentara yang lokasinya di depan kantor kelurahan. Untuk sekarang DLHK membantu membangun gedung permanen," ujarnya.

    Meski menghadapi keterbatasan infrastruktur, Bank Sampah Melayu tetap melayani masyarakat setiap Jumat pukul 14.00-17.00 WITA. Jenis sampah yang disetor sangat beragam, mulai botol plastik, besi rongsokan hingga minyak jelantah.

    “Rata-rata nasabah menyetorkan tiga hingga empat kilo botol plastik setiap minggu. Dominan sampah yang di setor itu plastik dan besi bekas,” ungkapnya. Ia menyebut Bank Sampah ini merupakan salah satu program unggulan Kelurahan Melayu.

    Selain membantu mengurangi limbah yang berakhir di TPA, program ini memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah anorganik.

    "Kita berharap Bank Sampah ini dapat jadi pusat edukasi lingkungan. Kita juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Melayu Segera Miliki Fasilitas Bank Sampah Permanen, Pengerjaan Sudah 80 Persen

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    06 Desember 2024 pukul 18:56 WITA

    Bank sampah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputrfakta.com)

    Tenggarong - Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong akan segera memiliki fasilitas permanen Bank Sampah.

    Pembangunan gedung baru yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) dan progresnya telah mencapai 80 persen. 

    "Untuk lokasi ada area eks Rumah Sakit Perkesit Lama, kami rasa lokasinya bagus untuk jadi pusat pengelolaan sampah anorganik," kata Lurah Melayu, Aditiya Jumat (6/12/2024).

    Ia mengaku sejak 2017 lalu, kelurahan Melayu tidak memiliki bangunan permanen. Sementara, kegiatan operasional masih menggunakan rumah dinas TNI yang dipinjamkan di depan kantor kelurahan.

    “Sejak 2017, kami belum punya bangunan tetap. Itu pun hanya meminjam rumah dinas tentara yang lokasinya di depan kantor kelurahan. Untuk sekarang DLHK membantu membangun gedung permanen," ujarnya.

    Meski menghadapi keterbatasan infrastruktur, Bank Sampah Melayu tetap melayani masyarakat setiap Jumat pukul 14.00-17.00 WITA. Jenis sampah yang disetor sangat beragam, mulai botol plastik, besi rongsokan hingga minyak jelantah.

    “Rata-rata nasabah menyetorkan tiga hingga empat kilo botol plastik setiap minggu. Dominan sampah yang di setor itu plastik dan besi bekas,” ungkapnya. Ia menyebut Bank Sampah ini merupakan salah satu program unggulan Kelurahan Melayu.

    Selain membantu mengurangi limbah yang berakhir di TPA, program ini memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah anorganik.

    "Kita berharap Bank Sampah ini dapat jadi pusat edukasi lingkungan. Kita juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)