Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Tri Joko Kuncoro dan para staf Kelurahan Maluhu saat membaca Al-quran. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kelurahan Maluhu terus berkomitmen menjalankan Gerakan Etam Mengaji (Gema), meski sebagian pegawainya tidak memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat.
Program yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) ini bagian dari budaya kerja agar membiasakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lancar dalam membaca Al-Qu’ran.
"Program ini jadi kesempatan kami pegawai Kelurahan Maluhu untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mendukung upaya pemerintah memperkuat ilmu keagamaan," kata Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, Senin (10/3/2025).
Ia mengungkapkan, Gema ini merupakan sebuah program wajib yang harus dijalankan seluruh OPD, termasuk kelurahan dan desa di Kukar.
“Dari program ini kita bisa terbiasa untuk memulai kebiasaan mengaji,” ujarnya.
Dirinya mengungkapkan, beberapa pegawai merasa khawatir karena keterbatasan dalam membaca Al-Qur’an. Tapi seiring waktu, mereka mulai terbiasa dan memahami lebih dalam makna dari bacaan Al-Qur’an.
“Sebenarnya kami bukan ahli dalam bidang keagamaan, tetapi kami berkomitmen untuk terus belajar. Secara perlahan, kami juga mulai meningkatkan kemampuan mengaji,” ungkapnya.
Ia berharap kebiasaan mengaji ini dapat mengubah dan membentuk karakter pegawai agar lebih disiplin dalam menjalankan sebuah pekerjaan.
“Kami harap setiap individu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sehingga dalam bekerja mereka dapat melayani masyarakat dengan kontrol diri yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Tri Joko Kuncoro dan para staf Kelurahan Maluhu saat membaca Al-quran. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kelurahan Maluhu terus berkomitmen menjalankan Gerakan Etam Mengaji (Gema), meski sebagian pegawainya tidak memiliki latar belakang pendidikan agama yang kuat.
Program yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) ini bagian dari budaya kerja agar membiasakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lancar dalam membaca Al-Qu’ran.
"Program ini jadi kesempatan kami pegawai Kelurahan Maluhu untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mendukung upaya pemerintah memperkuat ilmu keagamaan," kata Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, Senin (10/3/2025).
Ia mengungkapkan, Gema ini merupakan sebuah program wajib yang harus dijalankan seluruh OPD, termasuk kelurahan dan desa di Kukar.
“Dari program ini kita bisa terbiasa untuk memulai kebiasaan mengaji,” ujarnya.
Dirinya mengungkapkan, beberapa pegawai merasa khawatir karena keterbatasan dalam membaca Al-Qur’an. Tapi seiring waktu, mereka mulai terbiasa dan memahami lebih dalam makna dari bacaan Al-Qur’an.
“Sebenarnya kami bukan ahli dalam bidang keagamaan, tetapi kami berkomitmen untuk terus belajar. Secara perlahan, kami juga mulai meningkatkan kemampuan mengaji,” ungkapnya.
Ia berharap kebiasaan mengaji ini dapat mengubah dan membentuk karakter pegawai agar lebih disiplin dalam menjalankan sebuah pekerjaan.
“Kami harap setiap individu dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sehingga dalam bekerja mereka dapat melayani masyarakat dengan kontrol diri yang lebih baik,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)