Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Maluhu Gelar Festival Ramadan ke-5, Mengusung Konsep MTQ

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    06 Maret 2025 pukul 10:28 WITA

    Festival Ramadan 2024 Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kelurahan Maluhu akan kembali menggelar Festival dalam menyambut Ramadan. Festival kali ini akan menggunakan konsep Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). 

    Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro menjelaskan dalam festival ini, setiap RT yang berada di Kelurahan Maluhu akan mengirimkan perwakilan peserta untuk berkompetisi dalam berbagai perlombaan.

    "Jadi konsepnya seperti MTQ itu, kita ikut sertakan semua RT yang ada di Maluhu ini, nanti mereka akan mengirim perwakilannya," kata Tri Joko, Kamis (6/3/2025).

    Festival ini dibuat dengan tujuan untuk menghidupkan kembali suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kreativitas warga. 

    Festival ini akan diawali dengan pawai takbir keliling, peserta juga akan melewati rute yang telah ditentukan oleh panitia.

    "Kegiatannya nanti kita dipusatkan di Masjid Al Hijrah RT 18, ini Festival Ramadan ke-5 yang kami laksanakan rutin setiap Ramadan," ucapnya. 

    Ia menyebut lokasi pelaksanaan setiap tahunnya akan berubah, setiap masjid di Maluhu akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah.

    Salah satu yang menarik dalam festival ini adalah keterlibatan Karang Taruna yang turut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan acara. 

    Mereka berperan dalam penyusunan konsep hingga teknis perlombaan, sehingga festival semakin kreatif dan dinamis.

    “Kami libatkan karang taruna dalam menyusun konsep, kami ingin generasi muda ikut berkontribusi menyemarakkan Ramadan,” ujar Tri Joko. 

    Kata dia, ada dua kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, pertama Grebek Sahur, kegiatan membangunkan sahur adalah tradisi di Ramadan, nantinya peserta akan menggunakan alat tradisional.

    Kemudian, kedua Safari Ramadan, seluruh masjid dan musala akan dilibatkan dalam kegiatan ini dengan tujuan untuk memperkuat persaudaraan antar umat Islam yang didasarkan pada nilai-nilai Islam serta memastikan seluruh warga merasakan keberkahan bulan suci Ramadan.

    “Kami harap kegiatan ini jadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan agar suasana Ramadan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Maluhu,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Maluhu Gelar Festival Ramadan ke-5, Mengusung Konsep MTQ

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    06 Maret 2025 pukul 10:28 WITA

    Festival Ramadan 2024 Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kelurahan Maluhu akan kembali menggelar Festival dalam menyambut Ramadan. Festival kali ini akan menggunakan konsep Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). 

    Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro menjelaskan dalam festival ini, setiap RT yang berada di Kelurahan Maluhu akan mengirimkan perwakilan peserta untuk berkompetisi dalam berbagai perlombaan.

    "Jadi konsepnya seperti MTQ itu, kita ikut sertakan semua RT yang ada di Maluhu ini, nanti mereka akan mengirim perwakilannya," kata Tri Joko, Kamis (6/3/2025).

    Festival ini dibuat dengan tujuan untuk menghidupkan kembali suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan dalam meningkatkan kreativitas warga. 

    Festival ini akan diawali dengan pawai takbir keliling, peserta juga akan melewati rute yang telah ditentukan oleh panitia.

    "Kegiatannya nanti kita dipusatkan di Masjid Al Hijrah RT 18, ini Festival Ramadan ke-5 yang kami laksanakan rutin setiap Ramadan," ucapnya. 

    Ia menyebut lokasi pelaksanaan setiap tahunnya akan berubah, setiap masjid di Maluhu akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah.

    Salah satu yang menarik dalam festival ini adalah keterlibatan Karang Taruna yang turut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan acara. 

    Mereka berperan dalam penyusunan konsep hingga teknis perlombaan, sehingga festival semakin kreatif dan dinamis.

    “Kami libatkan karang taruna dalam menyusun konsep, kami ingin generasi muda ikut berkontribusi menyemarakkan Ramadan,” ujar Tri Joko. 

    Kata dia, ada dua kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, pertama Grebek Sahur, kegiatan membangunkan sahur adalah tradisi di Ramadan, nantinya peserta akan menggunakan alat tradisional.

    Kemudian, kedua Safari Ramadan, seluruh masjid dan musala akan dilibatkan dalam kegiatan ini dengan tujuan untuk memperkuat persaudaraan antar umat Islam yang didasarkan pada nilai-nilai Islam serta memastikan seluruh warga merasakan keberkahan bulan suci Ramadan.

    “Kami harap kegiatan ini jadi kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan agar suasana Ramadan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Maluhu,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)