Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Loa Ipuh Kelola Bank Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    03 Oktober 2025 pukul 16:38 WITA

    Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong terus berbenah melalui program pengelolaan Bank Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat agar dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi warga.

    Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan mengatakan bahwa pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah di tingkat rumah tangga.

    “Kami selalu mengedukasi warga untuk memilah sampah dan menyetorkannya ke Bank Sampah untuk didaur ulang, sampah itu punya harganya, jadi warga dapat manfaat ekonominya,” kata Erri, Jumat (3/10/2025).

    Ia menilai kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah tak hanya membawa dampak bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi keluarga. 

    "Sampah yang dianggap tidak berguna bisa bertransformasi menjadi aset yang dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga, saya ingin warga rajin menyetorkannya ke Bank Sampah kami," ucapnya.

    Kata dia, program pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

    “Kalau kita kelola dengan baik, sampah dapat menjadi sumber ekonomi yang sangat efektif. Ini adalah cara kami mengurangi masalah sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

    Selain itu, Bank Sampah ini juga berperan dalam mewujudkan visi kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Warga ikut dilibatkan dalam proses pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan hingga distribusi hasil daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

    Demi memperluas jangkauan program tersebut, pihak kelurahan telah menjalin kerja sama dengan berbagai sektor swasta dan komunitas lingkungan yang bertujuan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, berkelanjutan dan inklusif.

    “Kami optimis dengan adanya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Loa Ipuh dapat menjadi contoh kelurahan yang bersih dan kuat dalam ekonominya,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kelurahan Loa Ipuh Kelola Bank Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    03 Oktober 2025 pukul 16:38 WITA

    Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong terus berbenah melalui program pengelolaan Bank Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat agar dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi warga.

    Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan mengatakan bahwa pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah di tingkat rumah tangga.

    “Kami selalu mengedukasi warga untuk memilah sampah dan menyetorkannya ke Bank Sampah untuk didaur ulang, sampah itu punya harganya, jadi warga dapat manfaat ekonominya,” kata Erri, Jumat (3/10/2025).

    Ia menilai kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah tak hanya membawa dampak bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi keluarga. 

    "Sampah yang dianggap tidak berguna bisa bertransformasi menjadi aset yang dapat meningkatkan ekonomi rumah tangga, saya ingin warga rajin menyetorkannya ke Bank Sampah kami," ucapnya.

    Kata dia, program pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

    “Kalau kita kelola dengan baik, sampah dapat menjadi sumber ekonomi yang sangat efektif. Ini adalah cara kami mengurangi masalah sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

    Selain itu, Bank Sampah ini juga berperan dalam mewujudkan visi kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Warga ikut dilibatkan dalam proses pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan hingga distribusi hasil daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

    Demi memperluas jangkauan program tersebut, pihak kelurahan telah menjalin kerja sama dengan berbagai sektor swasta dan komunitas lingkungan yang bertujuan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, berkelanjutan dan inklusif.

    “Kami optimis dengan adanya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Loa Ipuh dapat menjadi contoh kelurahan yang bersih dan kuat dalam ekonominya,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)