Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kecamatan Tabang Bangun SMK Peternakan, Prioritaskan Pendidikan Vokasi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    16 Agustus 2025 pukul 16:25 WITA

    Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Rencana Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang Peternakan akan menjadi proyek strategis upaya memperkuat pendidikan vokasi di Kecamatan Tabang.

    Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat menjelaskan pendidikan vokasi yang dimaksud adalah jenis pendidikan berfokus pada pemberian keterampilan praktis dan keahlian teknis untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap bekerja dan bersaing di bidang tertentu.

    Ia menyebut persiapan rencana ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar dan perusahaan PT BN Group.

    Lokasi pembangunan SMK ini berada di Tukung Ritan, Muara Ritan. Kawasan ini dipilih karena merupakan sentra peternakan dengan lahan luas dan lingkungan yang relevan untuk praktik langsung. 

    "Masyarakat setempat juga menggantungkan hidup mereka dari peternakan, sehingga pembelajarannya nanti disesuaikan dengan kebutuhan mereka," kata Rakhmadani, Sabtu, (16/8/2025).

    Kata dia, ide pembangunan sekolah ini telah digagas sejak awal 2000-an dan kini diwujudkan. "Batu pertama sudah berdiri, untuk lahan luasannya sekitar 13 hektare," ujarnya. 

    Sementara, penerimaan siswa ditargetkan akan berjalan pada 2026 atau 2027. SMK ini dirancang dengan dua kurikulum yang menggabungkan kompetensi teknis dan manajerial. 

    "Kita ingin siswa-siswi lulusan dari sekolah ini tidak hanya menguasai keterampilan peternakan, tetapi mereka juga punya wawasan bisnis mandiri," ucapnya.

    Ia mengungkapkan, estimasi biaya pembangunan gedung sekitar Rp17–18 miliar. Dirinya optimistis dengan berdirinya sekolah ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pendidikan khususnya di Kecamatan Tabang.

    “Kami ingin sekolah ini jadi simbol kemajuan pendidikan di bidang peternakan,” harapnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kecamatan Tabang Bangun SMK Peternakan, Prioritaskan Pendidikan Vokasi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    16 Agustus 2025 pukul 16:25 WITA

    Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Rencana Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang Peternakan akan menjadi proyek strategis upaya memperkuat pendidikan vokasi di Kecamatan Tabang.

    Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat menjelaskan pendidikan vokasi yang dimaksud adalah jenis pendidikan berfokus pada pemberian keterampilan praktis dan keahlian teknis untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap bekerja dan bersaing di bidang tertentu.

    Ia menyebut persiapan rencana ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar dan perusahaan PT BN Group.

    Lokasi pembangunan SMK ini berada di Tukung Ritan, Muara Ritan. Kawasan ini dipilih karena merupakan sentra peternakan dengan lahan luas dan lingkungan yang relevan untuk praktik langsung. 

    "Masyarakat setempat juga menggantungkan hidup mereka dari peternakan, sehingga pembelajarannya nanti disesuaikan dengan kebutuhan mereka," kata Rakhmadani, Sabtu, (16/8/2025).

    Kata dia, ide pembangunan sekolah ini telah digagas sejak awal 2000-an dan kini diwujudkan. "Batu pertama sudah berdiri, untuk lahan luasannya sekitar 13 hektare," ujarnya. 

    Sementara, penerimaan siswa ditargetkan akan berjalan pada 2026 atau 2027. SMK ini dirancang dengan dua kurikulum yang menggabungkan kompetensi teknis dan manajerial. 

    "Kita ingin siswa-siswi lulusan dari sekolah ini tidak hanya menguasai keterampilan peternakan, tetapi mereka juga punya wawasan bisnis mandiri," ucapnya.

    Ia mengungkapkan, estimasi biaya pembangunan gedung sekitar Rp17–18 miliar. Dirinya optimistis dengan berdirinya sekolah ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pendidikan khususnya di Kecamatan Tabang.

    “Kami ingin sekolah ini jadi simbol kemajuan pendidikan di bidang peternakan,” harapnya. (Adv)

    (Sf/Lo)