Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri berniat membenahi kawasan Jongkang di Kecamatan Loa Kulu.
Wilayah ini dinilai bakal menjadi kawasan strategis dan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Kukar. Jembatan Sungai Jongkang telah menjadi wilayah yang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan baru berbasis industri dan jasa.
Kini Pemkab Kukar sedang menyusun rencana induk pengembangan Jongkang, mencakup tata ruang, kawasan bisnis, hingga sarana pendidikan dan kesehatan. Pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah investor untuk membangun fasilitas publik modern di kawasan tersebut.
“Nanti kita akan coba tata Jongkang dengan konsep kota baru yang terintegrasi. Di sini akan ada pusat pendidikan dan fasilitas umum,” kata Bupati Aulia.
Dirinya menegaskan rencana pembangunan Jongkang sejalan dengan misi besar Pemkab Kukar untuk menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi di luar kawasan ibu kota kabupaten.
Diketahui, seluruh rencana pembangunan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pemdes Muara Muntai Ilir Berinovasi, Jalankan GEMA untuk Tingkatkan Kecerdasan Agama Masyarakat
.jpeg https://image-korankaltim.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com/seputarfakta/news/photo/WhatsApp%20Image%202025-12-30%20at%2014.03.57.jpeg https://image-korankaltim.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com/seputarfakta/news/photo/WhatsApp%20Image%202025-12-30%20at%2014.03.57%20(1).jpeg)

Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifandin Nur (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Upaya menjalankan Program Idaman Terbaik, Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir berinovasi dengan melaksanakan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an GEMA).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan agama dan menjadikan masyarakat lebih religius. Gema dilaksanakan dalam bentuk majelis setiap minggu di RT dan rumah ibadah. Program ini juga akan menciptakan kawasan bebas huruf hijaiah, seluruh warga di RT tersebut dapat mengaji minimal Iqra.
Pihaknya sudah mulai menjalankan program ini di dua dari tujuh RT yang ada dan berencana memperluas program tersebut ke seluruh RT yang ada di desa.
Selain itu, pemdes juga mengadakan pelatihan guru ngaji setiap tahun untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar. Fokus program ini adalah kepada seluruh elemen masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua.
Pemdes Muara Muntai Ilir juga sedang merancang klaster untuk program ini dan melakukan pendataan seluruh warga untuk menentukan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Dengan adanya program GEMA diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih religius dan memiliki kecerdasan agama yang lebih baik.
Pemdes berkomitmen untuk terus mendukung program GEMA dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di kalangan masyarakat Desa Muara Muntai Ilir.
Pemkab Fokus Pemenuhan Kebutuhan Listrik di Wilayah Pelosok Kukar
.jpeg)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memusatkan perhatian kepada empat desa yang belum menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kebutuhan listrik di setiap desa.
Empat desa yang dimaksud adalah Lamin Pulut, Lamin Telihan, Sepatin dan Persiapan Tanjung Berukang yang belum teraliri listrik penuh. Sementara untuk desa lainnya sudah mendapatkan pasokan listrik 24 jam.
Upaya pemerataan listrik menjadi bagian dari visi besar Kukar Idaman Terbaik. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas permukiman masyarakat, salah satunya melalui pemerataan akses jaringan listrik ke wilayah pelosok.
“Untuk mempercepat penyelesaiannya, perluasan jaringan PLN bagi wilayah yang mudah dijangkau, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di daerah yang medannya berat,” ujarnya.
Untuk dua desa di Kecamatan Kenohan, yakni Desa Lamin Pulut dan Lamin Telihan telah dijadwalkan penyambungan listriknya oleh PLN pada triwulan akhir 2025.
“Kami sudah koordinasi dengan Dinas ESDM Kaltim dan PLN, dua desa itu akan dikerjakan 2025 ini. Semua sudah direncanakan,” ungkap Arianto.
Dua desa lainnya seperti Sepatin dan Persiapan Tanjung Berukang akan menjadi prioritas pembangunan pada 2026 mendatang. DPMD Kukar juga memantau sejumlah dusun dan RT terpencil yang belum terjangkau listrik.
Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri, Upaya Dispora Kukar Dorong Pemuda untuk Mandiri

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendukung anak muda yang ingin mandiri secara ekonomi.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan Klinik WPM ini menjadi penting dalam mewujudkan misi besar Kukar Idaman Terbaik, terutama melalui program prioritas Kukar Siap Kerja.
Program ini dinilai mampu menekan angka pengangguran dan membuka jalan bagi pelaku wirausaha muda baru di 20 kecamatan se-Kukar. Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, program WPM tetap berjalan dan akan terus dikembangkan.
Pemkab Kukar juga tetap konsisten dalam mendukung pengembangan potensi anak muda. Beragam pelatihan telah digelar Dispora Kukar melalui WPM. Mulai dari manajemen keuangan, digital marketing, pengelolaan usaha, hingga pelatihan barista. Semua diarahkan agar peserta memiliki keterampilan dan bisa diterapkan di dunia kerja.
Klinik WPM bukan sekadar tempat pelatihan, tetapi juga ruang konsultasi dan berbagi pengalaman antarpemuda. Sejak dijalankan, ribuan anak muda di kecamatan telah mengikuti program ini.
Dispora Kukar juga melibatkan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) untuk memperluas program tersebut. Pembinaan juga terus berlanjut setelah peserta menyelesaikan pelatihan program.
Distanak Kukar Dorong Sektor Pertanian Mandiri melalui Program Kredit Kukar Idaman
.jpeg)
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara M Taufik. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar), M Taufik berkomitmen terus mendorong sektor pertanian mandiri dan berkelanjutan melalui program-program inovatif Kredit Kukar Idaman (KKI).
Ia menjelaskan Program KKI ini untuk memberikan pembiayaan tanpa bunga dan agunan bagi pelaku usaha, termasuk petani dan nelayan untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kukar. Berdasarkan data dari Bankaltimtara, serapannya cukup baik.
Dalam upaya memastikan program ini berjalan efektif, para penyuluh di lapangan juga aktif membantu proses sosialisasi dan pendataan calon penerima.
“Kami kerahkan semua penyuluh menginventarisasi nama kelompok tani yang ingin menggunakan KKI, kemudian nanti diserahkan ke Bankaltimtara untuk diseleksi,” ujarnya.
Dirinya menegaskan seleksi akan dilakukan secara ketat dengan sistem penilaian yang transparan. Mereka para pengguna akan melalui tahap penelusuran dari pihak bank demi memastikan kelayakan pinjaman.
“Ada yang masuk kategori hijau dan ada yang merah karena masih punya tunggakan di koperasi lain itu langsung terdeteksi oleh bankkaltimtara,” tegas Taufik.
Selain itu, Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Pada 2025 Kukar telah mendapatkan alokasi program optimasi lahan rawa seluas 1.300 hektare di tiga wilayah seperti Kecamatan Marangkayu, Anggana dan Samboja.
“Jadi Program ini langsung disalurkan langsung oleh Kementerian Pertanian RI, tugas kami di dinas menentukan calon penerima manfaat serta lokasi pelaksanaan mendatang,” ungkapnya.
Distanak Kukar terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar seluruh petani dan peternak dapat merasakan dampak dari program tersebut. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri berniat membenahi kawasan Jongkang di Kecamatan Loa Kulu.
Wilayah ini dinilai bakal menjadi kawasan strategis dan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Kukar. Jembatan Sungai Jongkang telah menjadi wilayah yang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan baru berbasis industri dan jasa.
Kini Pemkab Kukar sedang menyusun rencana induk pengembangan Jongkang, mencakup tata ruang, kawasan bisnis, hingga sarana pendidikan dan kesehatan. Pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah investor untuk membangun fasilitas publik modern di kawasan tersebut.
“Nanti kita akan coba tata Jongkang dengan konsep kota baru yang terintegrasi. Di sini akan ada pusat pendidikan dan fasilitas umum,” kata Bupati Aulia.
Dirinya menegaskan rencana pembangunan Jongkang sejalan dengan misi besar Pemkab Kukar untuk menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi di luar kawasan ibu kota kabupaten.
Diketahui, seluruh rencana pembangunan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan serta kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pemdes Muara Muntai Ilir Berinovasi, Jalankan GEMA untuk Tingkatkan Kecerdasan Agama Masyarakat
.jpeg https://image-korankaltim.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com/seputarfakta/news/photo/WhatsApp%20Image%202025-12-30%20at%2014.03.57.jpeg https://image-korankaltim.sgp1.cdn.digitaloceanspaces.com/seputarfakta/news/photo/WhatsApp%20Image%202025-12-30%20at%2014.03.57%20(1).jpeg)

Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifandin Nur (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Upaya menjalankan Program Idaman Terbaik, Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir berinovasi dengan melaksanakan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an GEMA).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan agama dan menjadikan masyarakat lebih religius. Gema dilaksanakan dalam bentuk majelis setiap minggu di RT dan rumah ibadah. Program ini juga akan menciptakan kawasan bebas huruf hijaiah, seluruh warga di RT tersebut dapat mengaji minimal Iqra.
Pihaknya sudah mulai menjalankan program ini di dua dari tujuh RT yang ada dan berencana memperluas program tersebut ke seluruh RT yang ada di desa.
Selain itu, pemdes juga mengadakan pelatihan guru ngaji setiap tahun untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar. Fokus program ini adalah kepada seluruh elemen masyarakat, dari anak-anak hingga orang tua.
Pemdes Muara Muntai Ilir juga sedang merancang klaster untuk program ini dan melakukan pendataan seluruh warga untuk menentukan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Dengan adanya program GEMA diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih religius dan memiliki kecerdasan agama yang lebih baik.
Pemdes berkomitmen untuk terus mendukung program GEMA dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di kalangan masyarakat Desa Muara Muntai Ilir.
Pemkab Fokus Pemenuhan Kebutuhan Listrik di Wilayah Pelosok Kukar
.jpeg)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memusatkan perhatian kepada empat desa yang belum menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kebutuhan listrik di setiap desa.
Empat desa yang dimaksud adalah Lamin Pulut, Lamin Telihan, Sepatin dan Persiapan Tanjung Berukang yang belum teraliri listrik penuh. Sementara untuk desa lainnya sudah mendapatkan pasokan listrik 24 jam.
Upaya pemerataan listrik menjadi bagian dari visi besar Kukar Idaman Terbaik. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas permukiman masyarakat, salah satunya melalui pemerataan akses jaringan listrik ke wilayah pelosok.
“Untuk mempercepat penyelesaiannya, perluasan jaringan PLN bagi wilayah yang mudah dijangkau, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di daerah yang medannya berat,” ujarnya.
Untuk dua desa di Kecamatan Kenohan, yakni Desa Lamin Pulut dan Lamin Telihan telah dijadwalkan penyambungan listriknya oleh PLN pada triwulan akhir 2025.
“Kami sudah koordinasi dengan Dinas ESDM Kaltim dan PLN, dua desa itu akan dikerjakan 2025 ini. Semua sudah direncanakan,” ungkap Arianto.
Dua desa lainnya seperti Sepatin dan Persiapan Tanjung Berukang akan menjadi prioritas pembangunan pada 2026 mendatang. DPMD Kukar juga memantau sejumlah dusun dan RT terpencil yang belum terjangkau listrik.
Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri, Upaya Dispora Kukar Dorong Pemuda untuk Mandiri

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendukung anak muda yang ingin mandiri secara ekonomi.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan Klinik WPM ini menjadi penting dalam mewujudkan misi besar Kukar Idaman Terbaik, terutama melalui program prioritas Kukar Siap Kerja.
Program ini dinilai mampu menekan angka pengangguran dan membuka jalan bagi pelaku wirausaha muda baru di 20 kecamatan se-Kukar. Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, program WPM tetap berjalan dan akan terus dikembangkan.
Pemkab Kukar juga tetap konsisten dalam mendukung pengembangan potensi anak muda. Beragam pelatihan telah digelar Dispora Kukar melalui WPM. Mulai dari manajemen keuangan, digital marketing, pengelolaan usaha, hingga pelatihan barista. Semua diarahkan agar peserta memiliki keterampilan dan bisa diterapkan di dunia kerja.
Klinik WPM bukan sekadar tempat pelatihan, tetapi juga ruang konsultasi dan berbagi pengalaman antarpemuda. Sejak dijalankan, ribuan anak muda di kecamatan telah mengikuti program ini.
Dispora Kukar juga melibatkan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) untuk memperluas program tersebut. Pembinaan juga terus berlanjut setelah peserta menyelesaikan pelatihan program.
Distanak Kukar Dorong Sektor Pertanian Mandiri melalui Program Kredit Kukar Idaman
.jpeg)
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara M Taufik. (Foto: Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar), M Taufik berkomitmen terus mendorong sektor pertanian mandiri dan berkelanjutan melalui program-program inovatif Kredit Kukar Idaman (KKI).
Ia menjelaskan Program KKI ini untuk memberikan pembiayaan tanpa bunga dan agunan bagi pelaku usaha, termasuk petani dan nelayan untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Kukar. Berdasarkan data dari Bankaltimtara, serapannya cukup baik.
Dalam upaya memastikan program ini berjalan efektif, para penyuluh di lapangan juga aktif membantu proses sosialisasi dan pendataan calon penerima.
“Kami kerahkan semua penyuluh menginventarisasi nama kelompok tani yang ingin menggunakan KKI, kemudian nanti diserahkan ke Bankaltimtara untuk diseleksi,” ujarnya.
Dirinya menegaskan seleksi akan dilakukan secara ketat dengan sistem penilaian yang transparan. Mereka para pengguna akan melalui tahap penelusuran dari pihak bank demi memastikan kelayakan pinjaman.
“Ada yang masuk kategori hijau dan ada yang merah karena masih punya tunggakan di koperasi lain itu langsung terdeteksi oleh bankkaltimtara,” tegas Taufik.
Selain itu, Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Pada 2025 Kukar telah mendapatkan alokasi program optimasi lahan rawa seluas 1.300 hektare di tiga wilayah seperti Kecamatan Marangkayu, Anggana dan Samboja.
“Jadi Program ini langsung disalurkan langsung oleh Kementerian Pertanian RI, tugas kami di dinas menentukan calon penerima manfaat serta lokasi pelaksanaan mendatang,” ungkapnya.
Distanak Kukar terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar seluruh petani dan peternak dapat merasakan dampak dari program tersebut. (Adv)
(Sf/Lo)