Seputar Fakta
    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kaji Kerusakan Turap Taman Musik, Dinas PU Kukar Gandeng Polnes dan Unmul

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2026 pukul 14:55 WITA

    Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggandeng akademisi dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk mengkaji kerusakan pada sisi ujung turap Taman Musik Tenggarong.

    Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan sekaligus menentukan metode perbaikan yang tepat. Sebab, bagian ujung turap mengalami pergeseran hingga hampir amblas.

    Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono mengatakan berdasarkan pengamatan awal, pergeseran turap diperkirakan mencapai 50 meter.

    Namun, kondisi tersebut masih perlu dipastikan melalui pengukuran dan kajian teknis lebih lanjut.

    "Untuk memastikan penyebabnya, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak akademisi guna melakukan kajian teknis secara menyeluruh," ujar Wiyono, Selasa (3/11/2026).

    Ia menjelaskan hasil kajian nantinya menjadi dasar untuk menentukan apakah konstruksi yang ada masih punya kemungkinan diperbaiki dan diperkuat atau harus dibongkar untuk dibangun kembali.

    Menurutnya, penanganan kerusakan tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena pemerintah daerah ingin memastikan perbaikan yang dilakukan mampu bertahan dalam jangka panjang, sehingga kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

    "Kami tidak ingin perbaikan hanya bersifat sementara, kemudian kerusakan serupa kembali terjadi. Karena itu, kekuatan dan ketahanan konstruksi untuk jangka panjang harus menjadi perhatian utama," jelasnya.

    Wiyono mengaku belum dapat memberikan perkiraan terkait estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk upaya penanganan karena masih menunggu hasil kajian.

    Mengingat, biaya penanganan akan bergantung pada metode perbaikan yang direkomendasikan.

    Dinas PU Kukar menargetkan kajian teknis dapat dilakukan pada November ini. Tapi apabila memungkinkan, perbaikan turap tersebut diharapkan dapat direalisasikan melalui penganggaran pada 2027.

    Wiyono menambahkan pembenahan kawasan Taman Musik penting dilakukan karena tempat tersebut merupakan salah satu ikon Kota Tenggarong.

    Selain menjaga penataan kota, keberadaan kawasan wisata yang tertata baik juga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang di sekitarnya.

    “Terkait kemungkinan penganggaran, kami berharap apabila memungkinkan, perbaikan dapat direalisasikan pada 2027. Ketua DPRD Kukar juga telah menyampaikan dukungan agar penanganan kerusakan ini bisa ditindaklanjuti,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Kaji Kerusakan Turap Taman Musik, Dinas PU Kukar Gandeng Polnes dan Unmul

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2026 pukul 14:55 WITA

    Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggandeng akademisi dari Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk mengkaji kerusakan pada sisi ujung turap Taman Musik Tenggarong.

    Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan sekaligus menentukan metode perbaikan yang tepat. Sebab, bagian ujung turap mengalami pergeseran hingga hampir amblas.

    Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono mengatakan berdasarkan pengamatan awal, pergeseran turap diperkirakan mencapai 50 meter.

    Namun, kondisi tersebut masih perlu dipastikan melalui pengukuran dan kajian teknis lebih lanjut.

    "Untuk memastikan penyebabnya, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak akademisi guna melakukan kajian teknis secara menyeluruh," ujar Wiyono, Selasa (3/11/2026).

    Ia menjelaskan hasil kajian nantinya menjadi dasar untuk menentukan apakah konstruksi yang ada masih punya kemungkinan diperbaiki dan diperkuat atau harus dibongkar untuk dibangun kembali.

    Menurutnya, penanganan kerusakan tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena pemerintah daerah ingin memastikan perbaikan yang dilakukan mampu bertahan dalam jangka panjang, sehingga kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

    "Kami tidak ingin perbaikan hanya bersifat sementara, kemudian kerusakan serupa kembali terjadi. Karena itu, kekuatan dan ketahanan konstruksi untuk jangka panjang harus menjadi perhatian utama," jelasnya.

    Wiyono mengaku belum dapat memberikan perkiraan terkait estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk upaya penanganan karena masih menunggu hasil kajian.

    Mengingat, biaya penanganan akan bergantung pada metode perbaikan yang direkomendasikan.

    Dinas PU Kukar menargetkan kajian teknis dapat dilakukan pada November ini. Tapi apabila memungkinkan, perbaikan turap tersebut diharapkan dapat direalisasikan melalui penganggaran pada 2027.

    Wiyono menambahkan pembenahan kawasan Taman Musik penting dilakukan karena tempat tersebut merupakan salah satu ikon Kota Tenggarong.

    Selain menjaga penataan kota, keberadaan kawasan wisata yang tertata baik juga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang di sekitarnya.

    “Terkait kemungkinan penganggaran, kami berharap apabila memungkinkan, perbaikan dapat direalisasikan pada 2027. Ketua DPRD Kukar juga telah menyampaikan dukungan agar penanganan kerusakan ini bisa ditindaklanjuti,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)