Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Jelang MTQH ke-46 Kaltim Desember 2026, Pemkab Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Bazar 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2026 pukul 22:16 WITA

    Sekda Kukar, Sunggono saat memimpin rapat koordinasi bersama LPTQ (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mematangkan sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kecamatan Tenggarong pada Desember 2026 mendatang. 

    Kini persiapan secara konseptual telah melampaui 80 persen, namun masih terdapat beberapa rencana yang perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan evaluasi terbaru difokuskan pada penyelarasan rencana antarpanitia, termasuk penentuan lokasi bazar UMKM dan tempat pelaksanaan perlombaan.

    Pernyataan itu disampaikannya setelah mengikuti rapat koordinasi persiapan MTQH ke-46 Kaltim di Kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Jalan Jelawat, Kelurahan Timbau, Kamis (15/10/2026).

    “Kalau persiapan secara konsepsional, saya kira sudah di atas 80 persen,” ujar Sunggono.

    Salah satu agenda yang masih dikaji yakni penempatan bazar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

    Panitia sebelumnya merencanakan kegiatan tersebut di area samping Kantor Bupati Kukar. 

    Namun, Arbizz Space turut dipertimbangkan sebagai alternatif karena memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.

    Selain bazar, kepastian tempat perlombaan juga menjadi perhatian. Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang semula masuk dalam rencana penggunaan berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan lain pada Desember. 

    Karena itu, panitia perlu mengevaluasi kembali pilihan lokasi agar tidak terjadi benturan agenda.

    Sunggono menegaskan koordinasi diperlukan untuk mengantisipasi perubahan rencana sebelum pelaksanaan MTQH. 

    Dengan begitu, setiap bidang memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan dan kesiapan penyelenggaraan.

    “Jadi hari ini menyamakan persepsi, mencari informasi dan menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada, sehingga nanti pada saatnya kegiatan itu betul-betul bisa berjalan sesuai harapan kita semua,” jelasnya.

    Setelah pembahasan teknis rampung, Pemkab Kukar akan mempresentasikan perkembangan kesiapan penyelenggaraan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim. 

    Laporan resmi juga akan disampaikan kepada Bupati Kukar sebagai bagian dari tahapan evaluasi persiapan.

    Di sisi lain, pendataan peserta masih berlangsung. Kukar direncanakan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, tapi jumlah pasti kontingen masih menunggu proses penetapan lebih lanjut.

    Berdasarkan estimasi sementara, jumlah peserta yang terlibat dalam MTQH ke-46 Kaltim diperkirakan mendekati 1.200 orang. 

    Guna menunjang kebutuhan akomodasi, panitia telah mendata sejumlah pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga guesthouse atau wisma tamu di Tenggarong dan wilayah sekitarnya.

    Melalui rapat tersebut, Pemkab Kukar berharap pematangan aspek teknis, lokasi kegiatan dan akomodasi dapat memastikan penyelenggaraan MTQH ke-46 tingkat Kaltim berjalan lancar sesuai jadwal pada Desember mendatang. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Jelang MTQH ke-46 Kaltim Desember 2026, Pemkab Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Bazar 

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2026 pukul 22:16 WITA

    Sekda Kukar, Sunggono saat memimpin rapat koordinasi bersama LPTQ (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mematangkan sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kecamatan Tenggarong pada Desember 2026 mendatang. 

    Kini persiapan secara konseptual telah melampaui 80 persen, namun masih terdapat beberapa rencana yang perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan evaluasi terbaru difokuskan pada penyelarasan rencana antarpanitia, termasuk penentuan lokasi bazar UMKM dan tempat pelaksanaan perlombaan.

    Pernyataan itu disampaikannya setelah mengikuti rapat koordinasi persiapan MTQH ke-46 Kaltim di Kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Jalan Jelawat, Kelurahan Timbau, Kamis (15/10/2026).

    “Kalau persiapan secara konsepsional, saya kira sudah di atas 80 persen,” ujar Sunggono.

    Salah satu agenda yang masih dikaji yakni penempatan bazar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). 

    Panitia sebelumnya merencanakan kegiatan tersebut di area samping Kantor Bupati Kukar. 

    Namun, Arbizz Space turut dipertimbangkan sebagai alternatif karena memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.

    Selain bazar, kepastian tempat perlombaan juga menjadi perhatian. Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang semula masuk dalam rencana penggunaan berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan lain pada Desember. 

    Karena itu, panitia perlu mengevaluasi kembali pilihan lokasi agar tidak terjadi benturan agenda.

    Sunggono menegaskan koordinasi diperlukan untuk mengantisipasi perubahan rencana sebelum pelaksanaan MTQH. 

    Dengan begitu, setiap bidang memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan dan kesiapan penyelenggaraan.

    “Jadi hari ini menyamakan persepsi, mencari informasi dan menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada, sehingga nanti pada saatnya kegiatan itu betul-betul bisa berjalan sesuai harapan kita semua,” jelasnya.

    Setelah pembahasan teknis rampung, Pemkab Kukar akan mempresentasikan perkembangan kesiapan penyelenggaraan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim. 

    Laporan resmi juga akan disampaikan kepada Bupati Kukar sebagai bagian dari tahapan evaluasi persiapan.

    Di sisi lain, pendataan peserta masih berlangsung. Kukar direncanakan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, tapi jumlah pasti kontingen masih menunggu proses penetapan lebih lanjut.

    Berdasarkan estimasi sementara, jumlah peserta yang terlibat dalam MTQH ke-46 Kaltim diperkirakan mendekati 1.200 orang. 

    Guna menunjang kebutuhan akomodasi, panitia telah mendata sejumlah pilihan penginapan, mulai dari hotel hingga guesthouse atau wisma tamu di Tenggarong dan wilayah sekitarnya.

    Melalui rapat tersebut, Pemkab Kukar berharap pematangan aspek teknis, lokasi kegiatan dan akomodasi dapat memastikan penyelenggaraan MTQH ke-46 tingkat Kaltim berjalan lancar sesuai jadwal pada Desember mendatang. (Adv)

    (Sf/Rs)