Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Camat Tenggarong, Sukono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Camat Tenggarong, Sukono menyoroti penurunan peringkat Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pada gelaran yang berlangsung di Kutai Timur (Kutim) tersebut, Kukar hanya berhasil meraih posisi juara dua.
Ia menilai peringkat yang diraih Kukar bukan hanya sekadar posisi, tetapi ini merupakan cerminan kualitas peserta dari berbagai kecamatan, khususnya Tenggarong.
"Di Kecamatan Tenggarong saya melihat banyak kader yang mulai menunjukkan bakat dan prestasi di bidang MTQ, ini perlu ada tindak lanjuti,” kata Sukono, Kamis (7/8/2025).
Sukono juga mendukung program pelatihan yang digagas Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), terutama menjelang MTQ tingkat Kukar yang akan digelar di Tenggarong pada 11-19 Oktober 2025 mendatang.
"Ini perlu ada pembinaan rutin yang dapat mencetak kafilah unggul. Di Tenggarong, Tenggarong Seberang dan wilayah lainnya kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan juga,” ujarnya.
Sebagai calon tuan rumah MTQ Kukar 2025, Kecamatan Tenggarong juga akan menggelar rapat lanjutan bersama LPTQ untuk mematangkan persiapan, termasuk pola pembinaan.
Dirinya berharap para calon kader harus menunjukkan peningkatan kualitas. “Meskipun gagal mempertahankan gelar juara umum untuk ketujuh kalinya, raihan ini tetap kami syukuri sebagai hasil kerja keras seluruh kecamatan yang telah mengirimkan kader terbaiknya,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Camat Tenggarong, Sukono. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Camat Tenggarong, Sukono menyoroti penurunan peringkat Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pada gelaran yang berlangsung di Kutai Timur (Kutim) tersebut, Kukar hanya berhasil meraih posisi juara dua.
Ia menilai peringkat yang diraih Kukar bukan hanya sekadar posisi, tetapi ini merupakan cerminan kualitas peserta dari berbagai kecamatan, khususnya Tenggarong.
"Di Kecamatan Tenggarong saya melihat banyak kader yang mulai menunjukkan bakat dan prestasi di bidang MTQ, ini perlu ada tindak lanjuti,” kata Sukono, Kamis (7/8/2025).
Sukono juga mendukung program pelatihan yang digagas Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), terutama menjelang MTQ tingkat Kukar yang akan digelar di Tenggarong pada 11-19 Oktober 2025 mendatang.
"Ini perlu ada pembinaan rutin yang dapat mencetak kafilah unggul. Di Tenggarong, Tenggarong Seberang dan wilayah lainnya kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan juga,” ujarnya.
Sebagai calon tuan rumah MTQ Kukar 2025, Kecamatan Tenggarong juga akan menggelar rapat lanjutan bersama LPTQ untuk mematangkan persiapan, termasuk pola pembinaan.
Dirinya berharap para calon kader harus menunjukkan peningkatan kualitas. “Meskipun gagal mempertahankan gelar juara umum untuk ketujuh kalinya, raihan ini tetap kami syukuri sebagai hasil kerja keras seluruh kecamatan yang telah mengirimkan kader terbaiknya,” tutupnya. (Adv)
(Sf/Lo)