Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar mengambil langkah penting dengan menyelenggarakan pelatihan khusus bagi pemuda.
Tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan pola pikir anak muda terhadap sistem pertanian modern.
“Kami ingin pemuda ini melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menguntungkan,” ujar Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Selasa (16/4/2024)
Ali menyebut selain mengubah pola pikir, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi pertanian modern di Kukar.
Untuk itu, diharapkan pelatihan ini dapat mendorong pemuda untuk lebih aktif disektor pertanian, terkhusus petani kopi.
“Dengan pelatihan ini, kami ingin pemuda dapat berkontribusi di petani dan jadi pelaku usaha yang memahami nilai jual produk pertanian itu sendiri,” ungkapnya.
Pihaknya bakal mencontohkan seperti di wilayah Jonggon dan Long Anai yang sudah sukses pada potensi kebun cokelat atau kakao, bukan hanya di sektor kopi.
“Kami ingin para pemuda tidak hanya pandai membuat kopi, tetapi juga mengerti cara mengelola potensi pertanian kopi yang ada,” ucap Aji.
Meski tantangan yang dihadapi cukup komplit, Dispora Kukar tetap optimis untuk menarik minat pemuda dalam menekuni pertanian.
“Kami memiliki banyak Pekerjaan Rumah (PR), tetapi kami yakin dengan fokus dan pembinaan yang tepat, kami dapat memotivasi anak muda untuk terlibat,” tutupnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar mengambil langkah penting dengan menyelenggarakan pelatihan khusus bagi pemuda.
Tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan pola pikir anak muda terhadap sistem pertanian modern.
“Kami ingin pemuda ini melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menguntungkan,” ujar Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Selasa (16/4/2024)
Ali menyebut selain mengubah pola pikir, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi pertanian modern di Kukar.
Untuk itu, diharapkan pelatihan ini dapat mendorong pemuda untuk lebih aktif disektor pertanian, terkhusus petani kopi.
“Dengan pelatihan ini, kami ingin pemuda dapat berkontribusi di petani dan jadi pelaku usaha yang memahami nilai jual produk pertanian itu sendiri,” ungkapnya.
Pihaknya bakal mencontohkan seperti di wilayah Jonggon dan Long Anai yang sudah sukses pada potensi kebun cokelat atau kakao, bukan hanya di sektor kopi.
“Kami ingin para pemuda tidak hanya pandai membuat kopi, tetapi juga mengerti cara mengelola potensi pertanian kopi yang ada,” ucap Aji.
Meski tantangan yang dihadapi cukup komplit, Dispora Kukar tetap optimis untuk menarik minat pemuda dalam menekuni pertanian.
“Kami memiliki banyak Pekerjaan Rumah (PR), tetapi kami yakin dengan fokus dan pembinaan yang tepat, kami dapat memotivasi anak muda untuk terlibat,” tutupnya. (adv)
(Sf/By)