Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Disdikbud Kukar Sosialisasikan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2026 pukul 16:28 WITA

    Disdikbud Kukar saat melaksanakan sosialisasi implementasi wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menyosialisasikan kebijakan wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah di Pendopo Odah Etam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Senin (26/10/2026).

    Sosialisasi itu digelar sebagai upaya untuk memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini sebelum masuk SD. 

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menyongsong terciptanya Indonesia Emas pada 2045 mendatang.

    Menurutnya, pendidikan prasekolah tidak hanya bertujuan mempersiapkan anak agar lebih siap mengikuti pembelajaran di SD, tapi juga membentuk karakter sejak dini.

    “Yang paling fundamental harus kita siapkan adalah sumber daya manusia. Kita tidak bisa terus bergantung pada sumber daya alam yang terbatas. Karena itu, peningkatan kompetensi, keterampilan dan integritas menjadi penting,” ujar Heriansyah.

    Ia menjelaskan pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar, seperti kedisiplinan, kemandirian, kejujuran dan kepercayaan diri.

    Nilai-nilai tersebut dapat dibentuk melalui kegiatan sederhana dalam keseharian anak, seperti belajar mengantre, datang tepat waktu serta berani berinteraksi dan bermain bersama teman tanpa harus selalu didampingi orang tua.

    Dalam sosialisasi tersebut, Disdikbud Kukar melibatkan berbagai mitra PAUD, organisasi pendidik, tokoh masyarakat hingga kepala desa. 

    “Pelibatan berbagai pihak itu diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan prasekolah,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara

    Disdikbud Kukar Sosialisasikan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    26 Oktober 2026 pukul 16:28 WITA

    Disdikbud Kukar saat melaksanakan sosialisasi implementasi wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menyosialisasikan kebijakan wajib belajar satu tahun pendidikan prasekolah di Pendopo Odah Etam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Senin (26/10/2026).

    Sosialisasi itu digelar sebagai upaya untuk memastikan seluruh anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini sebelum masuk SD. 

    Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menyongsong terciptanya Indonesia Emas pada 2045 mendatang.

    Menurutnya, pendidikan prasekolah tidak hanya bertujuan mempersiapkan anak agar lebih siap mengikuti pembelajaran di SD, tapi juga membentuk karakter sejak dini.

    “Yang paling fundamental harus kita siapkan adalah sumber daya manusia. Kita tidak bisa terus bergantung pada sumber daya alam yang terbatas. Karena itu, peningkatan kompetensi, keterampilan dan integritas menjadi penting,” ujar Heriansyah.

    Ia menjelaskan pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar, seperti kedisiplinan, kemandirian, kejujuran dan kepercayaan diri.

    Nilai-nilai tersebut dapat dibentuk melalui kegiatan sederhana dalam keseharian anak, seperti belajar mengantre, datang tepat waktu serta berani berinteraksi dan bermain bersama teman tanpa harus selalu didampingi orang tua.

    Dalam sosialisasi tersebut, Disdikbud Kukar melibatkan berbagai mitra PAUD, organisasi pendidik, tokoh masyarakat hingga kepala desa. 

    “Pelibatan berbagai pihak itu diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan prasekolah,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)